Ekonomi & Bisnis

Soerya Ajak Alumnus Uniba Kuasai Lautan Kepri

Dr HM Soerya Respationo SH MH dan Prof Dr Ir Jemmy Rumengan SH SE MM di kampus Uniba, Kamis 15 Oktober 2020. F Surprizal Tanjung/ Batam Pos.

batampos.id – Ketua Senat Universitas Batam (Uniba) Dr HM Soerya Respationo SH MH meminta mahasiswa dan alumnus Uniba ikut serta dan membantu pemerintah untuk ‘’menguasai’’ lautan Kepri.

‘’Barang siapa yang bisa menguasai (mengelola, red) lautan, maka bisa menguasai dunia. Sektor perikanan bisa meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kepri serta menyediakan lapangan kerja banyak dan baru,’’ papar Soerya di Batam Centre, Jumat (20/11/2020).

Hal ini disampaikan Soerya terkait 603 mahasiswa yang ikut dalam Wisuda Uniba Angkatan XVII Tahun Ajaran 2019/ 2020 di Kampus Uniba, Batam Kota, hari ini Sabtu (21/11/2020).

Wisuda ini akan memperkokoh posisi Uniba sebagai lembaga pencetak kaum intelektual yang siap pakai dan diterima mengabdi di manapun.

Soerya melihat, potensi akademik mahasiswa dan alumnus Uniba tidak diragukan lagi. Alumnus sudah banyak memasuki sektor lapangan kerja yang ada di Kepri, se-Indonesia bahkan hingga ke luar negeri.

Untuk itulah papar Soerya, dia mengajak mahasiswa dan alumnus untuk terus memberikan pengabdiannya kepada Kepri, baik melalui penelitian, pengabdian atau melalui kerja sama dengan pihan manapun. Pengabdian dan sumbangan intelektual alumnus Uniba diperlukan untuk membantu masyarakat agar ikan di wilayah Kepri ini tidak lagi dicuri nelayan asing.

Sementara itu, Ketua Pengawas Dewan Yayasan Griya Husada Batam, Prof Dr Ir Jemmy Rumengan SH SE MM melanjutkan, acara akan dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Prof Dr Herri MBA, Pjs Gubernur Kepri, Dr Drs H Bahtiar Baharudin MSi, Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum PhD.

Pelaksanaan wisuda papar Jemmy, telah dilaporkan ke Polresta Barelang, Polda Kepri. Juga telah mendapat surat Rekomendasi Penyelenggaraan Wisuda Uniba Nomor 124/ ST/ COVID-19/ X/ 2020 tetanggal 23 Oktober 2020 ditandatangani A.n. Sekretaris Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, H Jefridin MPd.

Wisudawan kata Jemmy terdiri dari empat program pasca sarjana (S2). Lalu dari sarjana (S1) untuk Program Kedokteran, Kebidanan, Perawat, Hukum, Manajamen, Akuntansi dan Teknik.

Jemmy optimistis, upaya Uniba untuk meng-up grade kualitas pendidikan dan mencerdaskan generasi Kepri berjalan semakin baik. Ini telah dan terus dilakukan Uniba dengan terus menambah jurusan. Sekaligus menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi tingkat nasional internasional. Juga mendatangkan ustaz, ekonom, birokrat, akademisi, Polri, TNI level nasional dan internasional di kampus kebanggaan Negeri Melayu ini. Dengan demikian, puluhan program studi (prodi) yang ada akan semakin kuat dengan hadirnya tokoh kaliber nasional di kampus kebanggaan masyarakat Kepri ini.

BACA JUGA: Soerya: Wisudawan Uniba Teruslah Jadi Kebanggaan Masyarakat

Satu hal lagi tegas Jemmy, Dirjen Dikti telah mengeluarkan kebijakan bahwa Indonesia telah memiliki lebih dari 2.000 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Sekarang ini yang lebih diutamakan adalah pembinaan dan pembenahan PTS dan PTN agar lebih mampu bersaing serta bisa menjawab kebutuhan dunia tenaga kerja.

”Apakah calon mahasiswa masih mau memilih perguruan tinggi yang mahal? Sementara ada PTS yang kualitasnya sama dengan PTN, dan biaya pendidikan di PTS ini juga relatif murah. Pergi keluar daerah, juga menjadi satu sebab pelarian pendapatan daerah dari berbagai sektor. Bagaimanapun, semua tergantung kepada masyarakat,” sebut Jemmy.

Di dunia yang serba global dan bebas sekarang ini lanjut Jemmy, PTS bisa menepuk dada dan berbangga diri. Walau sejak lama tidak disubsidi oleh pemerintah, PTS juga bekerja dan menggali pendapatan sendiri. Ternyata, pada perkembangan selanjutnya, sistem PTS malah dijadikan contoh oleh pemerintah dalam mengelola sebuah unversitas atau perguruan tinggi.

Uniba kata Jemmy, telah terbiasa mandiri dan berani. Sikap mandiri dan berani ini ditularkan kepada para mahasiswa agar tidak takut mandiri dan berani mengambil kebijakan untuk kebaikan masyarakat, daerah dan bangsa. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung
Editor: Jamil Qasim