Ekonomi & Bisnis

Perlu Keativitas Sampaikan 3M kepada Anak

Ilustrasi: Bermain dan belajar bersama anak di masa pandemi Covid-19 (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

batampos.id – Pemerintah telah melakukan beragam upaya untuk menekan penyebaran virus dengan berbagai kebijakan. Salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun serta wajib menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Namun, bagi anak kecil, khususnya yang masih berusia di bawah lima tahun, protokol kesehatan seperti itu sulit untuk diberitahukan hanya lewat kata-kata saja. Perlu kreatifitas dalam penyampaiannya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan bahwa orang tua perlu berdialog secara menyenangkan bersama anak untuk mengenalkan protokol kesehatan, misalnya saja menyanyi.

Advertisement

’’Dunia anak adalah dunia bermain, dunia anak adalah dunia dongeng, dunia gembira. Bisa dengan nyanyi dengan ciptakan lagu-lagu atau mendongeng mungkin. Mungkin ada boneka (diibaratkan manusia) nih, mulai dongeng, ini kenapa jadi sakit nih, ya karena nggak pakai masker, ayo pakai masker yuk. Ajak seperti itu,’’ terangnya dalam siaran YouTube BNPB Indonesia, Minggu (22/11).

Kreativitas, persahabatan, semangat serta penuh kegembiraan adalah cara terbaik dalam mengajak anak menerapkan apa yang disampaikan.

BACA JUGA: Ayah dan Ibu Posisikan Diri sebagai Teman bagi Anak

’’Ciptakanlah rumahku adalah istanaku, rumahku adalah surgaku, sehingga dengan demikian anak-anak nyaman di rumah tidak ingin buru-buru keluar dan stres,’’ ujar pria yang kerap dipanggil Kak Seto tersebut.

Dia pun berpesan kepada seluruh orang tua yang memiliki balita agar membuat komunikasi yang menyenangkan agar anak tersebut tidak cepat bosan.

’’Kuncinya memang hanya di ayah dan ibu atau wali paling tidak mungkin ada nenek di rumah, ciptakanlah suasana penuh persahabatan tanpa ada konflik atau kekerasan anak,’’ ucap dia. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung