Home

Kapal Kargo Kandas di Batam

Berbendera Cyprus dari Singapura tujuan Jakarta

Tim PLP Tanjunguban memantau proses evakuasi kontainer dari kapal MV Sharaz oleh Kapal MV Tina 1 di perairan Batu Berhenti, Belakangpadang, Senin (23/11). ( PPLP Tanjunguban untuk Batam Pos)

batampos.id – Kapal MV Tina 1 yang membawa kontainer dari Singapura tujuan Jakarta kandas di perairan Batu Berhenti, Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (22/11) malam.

Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Capt Handry Sulfian, mengatakan, informasi awal diterima dari Kabid Keselamatan Berlayar, Patroli, dan Penjagaan (KBPP) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun, Harbert, menginformasikan kapal berbendera Cyprus itu kandas di perairan Batu Berhenti, salah satu pulau terluar di Batam yang berbatasan langsung dengan Selat Singapura.

”Posisi kandasnya di 01° 11’ 213” N/103° 52’ 797” E perairan Batu Berhenti, Belakangpadang, Batam, Kepri,” kata Capt Handry Sulfian, kemarin.

Advertisement

Selanjutnya, Handry meneruskan informasi tersebut ke Kasubsi Operasi, Capt Deddy Surachmad. ”Saya minta ke Capt Deddy agar segera menggerakan Patroli KN Sarotama – P.112 dan KN. Rantos – P.210 ke lokasi kandasnya kapal,” ujarnya.

Capt Deddy membenarkan dirinya mendapat perintah dari Capt Handry Sulfian untuk melaksanakan pengawasan dan SAR (Search And Rescue) terhadap kapal yang kandas di perairan Batu Berhenti tersebut. ”Kita mengerahkan KN Sarotama, Senin dini hari sekira pukul 02.00 WIB, kapal meninggalkan dermaga PPLP Tanjunguban ke lokasi kandasnya kapal tersebut,” ujarnya.

Senin (23/11) pagi, KN Sarotama tiba di lokasi kandasnya MV Tina 1 di perairan Batu Berhenti. Sejauh ini diketahui, kapal dengan panjang sekira 278.94 meter dan lebar 40 meter itu masih kandas. Kapal dinakhodai Krzystor Bogdan, asal Polandia dengan membawa 40 orang awak kapal.

Humas Pangkalan PLP Tanjunguban, Anggoro, mengatakan, kondisi kapal MV Tina 1 yang kandas tidak mengalami kebocoran. Sejauh ini, KN Sarotama bersama KN Rantos – P.210 dan KN. 366 dari KSOP Tanjung Balai Karimun, serta kapal patroli dari Polair Polda Kepri berjaga di lokasi kapal yang kandas. ”Lokasi kandasnya MV Tina 1 tepat di belakang kandasnya MV Sharaz yang kandas beberapa bulan lalu,” sebutnya.

Selanjutnya, dia mengatakan, pihak PPLP Tanjunguban akan memberikan pengamanan ke kapal yang kandas tersebut dan menjaga lalu lintas pelayaran agar tidak menganggu alur pelayaran kapal lainnya.

Kandasnya kapal ini juga dibenarkan Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy, Senin (23/11). Ia menyebutkan, MV Tina I kandas di kordinat 01° 11’ 213” N / 103° 52’ 797” E perairan Batu Berhenti. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ronaldy menambahkan, saat ini dua kapal Basarnas yakni KN Rantos P.210 dan KN Sarotama P.112 sudah di lokasi menjaga kapal tersebut.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasatpolair) Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi, menyebutkan, saat ini kapal tersebut masih dalam tahap proses evakuasi. Pihaknya bersama personel gabungan Polair, KSOP, dan Ditpolairud, juga sedang di lokasi kejadian.

Untuk penyebabnya, lanjut Syaiful, petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan. ”Ini kita masih di lokasi, diperiksa dulu apa penyebabnya,” katanya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto dan Rengga Yuliandra
Editor : Jamil Qasim