Total Football

Tebus Kehormatan Meneer Koeman Saat Lawan Kyiv

Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (F. Gabriel Bouys/AFP)

batampos.id – Ronald Koeman belum berjodoh dengan La Liga musim ini. Baru melakoni delapan laga, entrenador asal Belanda itu ”menjerumuskan” FC Barcelona dalam sejarah terburuk klub 29 tahun terakhir. Barca tergolek di peringkat ke-12 dengan hanya 11 poin.

Hal yang bertolak belakang dengan Barca racikan Koeman di Liga Champions musim ini. Blaugrana sukses menyapu bersih tiga laga. Jika mampu mengalahkan Dynamo Kyiv di NSC Olimpiyskiy dini hari nanti (siaran langsung SCTV pukul 03.00 WIB), Barca akan menjadi tim terdepan yang menembus fase knockout atau babak 16 besar.

Juventus memang juga bisa lolos seandainya mengalahkan Ferencvarosi pada kickoff bersamaan. Namun, kepastian melenggangnya Juve tetap menunggu kemenangan Barca atas Dynamo.

Advertisement

”Saatnya bagi Meener Koeman untuk mengembalikan reputasi Barca sekaligus reputasinya (atas hasil buruk di La Liga, red) dengan tiket 16 besar di Liga Champions,” tulis FC Barcelona Noticias.

BACA JUGA: Atletico Taklukkan Barcelona Berkat Gol Pembeda Yannick Carrasco

Bagi Tintin, julukan Koeman, menjejakkan kaki di fase knockout Liga Champions tak ubahnya rasa penasaran. Sebab, pria 57 tahun itu belum pernah bisa melakukannya bersama tiga klub terdahulu. Yakni, Valencia CF (2007–2008), PSV Eindhoven (2007–2008), dan AZ Alkmaar (2009–2010). Semua kandas di fase grup.

’’Saya akui memang saya tidak gembira dengan awal musim saya (di Barca). Tetapi, hal itu bukan alasan kami tidak memiliki ambisi,” ucap Koeman dalam konferensi pers di Ciutat Esportiva Joan Gamper tadi malam (23/11).

Tak hanya meneruskan tradisi Barca yang tak pernah gagal lolos ke fase knockout dalam dua dekade, Koeman juga bisa menjadi pelatih pertama yang meraih streak menang empat laga awal fase grup sedekade terakhir. ’’Liga Champions adalah tantangan utama karena banyak klub bagus di sana. Sudah semestinya kami tidak membuang kesempatan (lolos ke 16 besar, red),’’ tegas Koeman.

Sayang, persiapan Barca menghadapi Dynamo terusik dengan absennya lima pilar utama dari alumni La Masia. Mereka adalah Gerard Pique, Sergi Roberto, Sergio Busquets, Ansu Fati, hingga sang kapten Lionel Messi. Empat nama pertama mengalami cedera, sedangkan Messi baru diumumkan Koeman tadi malam sengaja diistirahatkan.

Selain Messi, gelandang Frenkie de Jong tidak masuk dalam daftar 19 pemain yang terbang ke Kiev. Tanpa De Jong yang musim ini pernah bermain sebagai bek tengah serta Pique, Samuel Umititi, dan Ronald Araujo tengah cedera, praktis hanya Clement Lenglet sebagai opsi tersisa di sentral pertahanan dengan kondisi fit.

Jangan heran kalau bek dari Barca B Oscar Mingueza bakal menorehkan sejarah dengan tampil kali pertama di tim utama dini hari nanti. Mingueza, 21 tahun, berstatus wakil kapten di Barca B. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung