Metropolis

Komunitas Sumbar Kembangkan Baju Basiba di Setiap Kecamatan di Batam

Pelantikan pengurus tingkat kecamatan Komunitas Baju Basiba Sumatera Barat di Ballroom Golden Prawn, Kamis (3/12) siang. (F Yofi Yuhendri/Batam Pos)

batampos.id – Komunitas Baju Basiba Sumatera Barat melantik puluhan pengurus tingkat kecamatan di Ballroom Golden Prawn, Kamis (3/12/2020) siang. Pengurus ini tersebar di 7 kecamatan, yakni di Bengkong, Batuaji, Batamkota, Lubukbaja, Batuampar, Sekupang, dan Nongsa.

Ketua Panitia Pelantikan, Nensi Suryati mengatakan pelantikan ini bertujuan untuk memperkenalkan segaligus mengembangkan Baju Basiba di seluruh kecamatan di Batam.

“Jadi setiap kecamatan ada 15 hingga 18 pengurus. Walaupun hidup di rantau, kita tetap harus mengembangkan baju adat ini,” ujar Nensi, usai acara pelantikan.

Nensi menjelaskan selain memperkenalkan Baju Basiba, komunitas yang baru terbentuk selama sebulan ini juga mempunyai kegiatan positif di setiap hari Jumat.

“Di tengah pandemi ini kita juga rutin berbagi makanan sambil mengenakan Baju Basiba,” katanya

Baju Basiba merupakan baju kurung wanita khas Minangkabau. Komunitas ini, kata Nensi akan mencoba memberikan edukasi tentang arti dan pentingnya Baju Basiba sebagai simbol budaya.

“Kita ingin baju ini dikenal dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Jadi tidak hanya digunakan ibuk-ibuk di kampung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Baju Basiba, Winda Rusmana mengatakan dengan dikenalnya Baju Basiba tersebut, diharapkan menjadi modal untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) agar datang ke Batam.

“Ini merupakan kesempatan kita melestarikan budaya dan menjadi motivasi memperkenalkan Baju Basiba di Batam,” katanya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri
Editor: Chahaya Simanjuntak