Ekonomi & Bisnis

Kementerian Perhubungan Ganti Mobil Dinas dengan Kendaraan Listrik

Menhub Budi Karya ganti Kendaraan dinas dengan mobil listrik. F Istimewa

batampos.id – Secara resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengganti kendaraan dinas kendaraan ramah lingkungan yaitu mobil listrik. Hal tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

“Rencana Kementerian Perhubungan untuk menggunakan mobil dinas dengan kendaraan listrik hari ini terjadi,” ujar Budi Karya, Rabu (16/12).

Budi Karya pun mencoba motor listrik dan mobil listrik yang menjadi kendaraan dinasnya nanti yang berwarna putih berpelat nomor RI 35 yaitu nomor dinas dari Menteri Perhubungan. “Oleh karenanya saya mengapresiasi para stakeholder, rekan-rekan pak Sekjen, pak Dirjen Darat dan juga ke BPTJ yang sudah mengupayakan ini semuanya,” imbuhnya.

Baca juga: Menko Airlangga Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik Toyota

Pada tahap awal peluncuran ini, mobil listrik diperuntukan khusus untuk Budi Karya dan para pejabat eselon I terlebih dahulu. Selanjutnya, pengadaannya untuk pejabat eselon II Kemenhub pada awal 2021.

BACA JUGA: Pabrik Mobil Listrik Dibangun di Batam

Budi Karya berharap, upaya beralih ke kendaraan listrik bisa diikuti pihak lainnya termasuk masyarakat. Sebelum Kemenhub, beberapa pihak ada yang sudah lebih dulu menggunakan kendaraan listrik ini sebagai kendaraan operasionalnya seperti Grab dan TransJakarta.

“Semoga dengan kita sudah melakukan ini, sekarang eselon 1, bulan depan eselon 2, dan juga bisa digunakan ke tempat lain,” ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah yang positif dan diharapkan dapat membawa minat bagi masyarakat luas untuk tertarik beralih ke kendaraan listrik.

“Singkat kata kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan yang bisa menjadikan bumi ini, Indonesia, kota Jakarta lebih concern terhadap lingkungan. Tidak ada polusi, dan juga nanti kesehariannya murah karena cuma menggunakan listrik,” tutupnya. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung