Advertorial

Komunitas Go-Champion Mendorong Pertumbuhan UMKM

Acara Golden Meeting Komunitas Go-Champion di Hotel Aston Batam, Minggu (29/11) lalu. F. Dokumentasi Komunitas Go-Champion untuk Batam Pos

batampos.id – Komunitas Go-Champion di bawah naungan PT Juara Usaha Bersama dibentuk dengan tujuan mempertemukan dan membantu sektor UMKM, serta mengumpulkan database pesertanya. Setiap anggota yang tergabung dalam komunitas, membayar keanggotaan sebesar Rp 800 ribu untuk mendapatkan voucer belanja senilai Rp 800 ribu.

“Di sini ada akad jual belinya, bagi yang ingin menjadi anggota membeli voucer belanja senilai Rp 800 ribu. Voucer belanja ini bisa digunakan di tiap unit-unit UMKM yang kita bangun maupun mitra-mitra kita,” ucap Founder Go-Champion, Sulaiman, Selasa (22/12).

Ia menerangkan, saat ini telah ada puluhan mitra voucer belanja di Kota Batam dan di seluruh Indonesia. Komunitas Go-Champion baru berjalan empat bulan, namun telah berkembang pesat dan terbukti sudah membantu ribuan orang.

“Dengan sistem penjualan voucer belanja senilai Rp 800 ribu, mestinya itu milik perusahaan. Tapi kembali lagi, perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan database. Sehingga, uang Rp 800 ribu tersebut, perusahaan tidak mengambil,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari biaya untuk bergabung tersebut, sekitar 90 persen digunakan untuk memberikan modal usaha kepada para anggota berdasarkan sistem antrean agar bisa membuka atau mengembangkan UMKM.

“Bantuan dana tersebut ada lima macam, yang bernilai Rp 1,2 juta, Rp 3 juta, Rp 10 juta, Rp 30 juta dan Rp 80 juta tanpa bunga, dan harus membayar kembali sehingga tidak ada riba. Jadi, tiap anggota berpotensi mendapatkan bantuan modal sesuai sistem antrean,” terangnya.

“Bantuan dana tersebut ada lima macam, yang bernilai Rp 1,2 juta, Rp 3 juta, Rp 10 juta, Rp 30 juta dan Rp 80 juta tanpa bunga, dan harus membayar kembali sehingga tidak ada riba. Jadi, tiap anggota berpotensi mendapatkan bantuan modal sesuai sistem antrean,” terangnya.

Menurutnya, dengan angka Rp 800 ribu untuk bergabung, dinilai sangat terjangkau dan perusahaan tidak mengambil sama sekali. Dan ini bisa menjadi solusi untuk membantu finansial masyarakat.

“Tujuan kita untuk menumbuhkan taraf hidup masyakarat. Karena sebagian besar masyarakat hanya tertuju bagaimana bekerja, namun tidak memiliki mental dan kemampuan untuk berbisnis dan membuka UMKM,” ujarnya.

Komunitas ini berusaha agar setiap anggotanya bisa mendapatkan bantuan modal untuk membuka UMKM. Sehingga, ketika UMKM banyak terbangun, banyak masyarakat jadi terbantu.

Komunitas Go-Champion menggunakan sistem C-Voucher, setiap orang yang telah bergabung akan bergabung kembali tiap bulannya. Sebab, voucer ini bisa digunakan.

“Berbicara tiap anggota yang masuk, mereka akan saling bantu dan 90 persen untuk membantu modal usaha tiap anggota, dan 10 persen untuk marketing freelance dan operasional. Dimana, agar komunitas ini bisa berkembang pesat,” katanya.

Meskipun baru berjalan empat bulan, Komunitas Go-Champion akan membuka kantor pertama di Batam, tepatnya di Ruko Center Point Nomor 11-12 dan 12A di daerah Aviari, Batuaji.

“Jadi dari perusahaan bukan saja tidak mengambil sama sekali uang anggota, tetapi perusahaan memberikan dukungan lagi sebagai fasilitas, karena tujuan kita adalah pengumpulan database,” tutupnya. (*/adv)

Reporter : Azis Maulana
Editor : Ratna Irtatik