Nasional

Polri Akan Kawal Pembebasan Terpidana Terorisme Abu Bakar Ba’asyir

Abu Bakar Ba’asyir. (Reno Esnir/Antara)

batampos.id – Mabes Polri menyatakan bakal mengawal pembebasan terpidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir, yang dikabarkan bakal bebas murni pada Jumat, 8 Januari 2021 mendatang. Abu Bakar Ba’asyir divonis pidana 15 tahun terkait tindak pidana terorisme.

“Ada atau tidak ada permintaan itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Polri untuk amankan situasi Kamtibmas. Tentunya diminta atau tidak diminta, kami pasti akan mengamankan giat tersebut,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/1).

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sendiri telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 terkait akan bebas murni Abu Bakar Ba’asyir. Polri memastikan, akan melakukan pemantauan usai Abu Bakar Ba’asyir resmi keluar dari balik jeruji besi.

Advertisement

Intelijen Polri dipastikan melakukan pemantauan khusus terhadap pelaku bom Bali tersebut. “Jajaran intelijen terus awasi orang-orang yang pernah melakukan tindak pidana apapun, pergerakannya akan selalu kami awasi,” tegas Ramadhan.

Sebelumnya, Ditjen PAS menyatakan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bakal menghirup bebas pada Jumat, 8 Januari 2021 mendatang. “Bahwa yang bersangkutan akan dibebaskan pada 8 Januari 2020 sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangannya, Senin (4/1).

Abu Bakar Ba’asyir merupakan narapidana yang menjalani masa pidana di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur atas tindak pidana terorisme atau melanggar Pasal 15 juncto 7 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003. Dia divonis pidana penjara selama 15 tahun.

Ba’asyir merupakan pendiri Jemaah Islamiyah dan pernah terkait berbagai aksi terorisme di Indonesia, salah satunya terlibat bom bali dan bom Hotel JW Marriot pada 2004. Karena itu, Ditjen PAS berkoordinadi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror dalam pembebasan Abu Bakar Ba’asyir.

“Berkoordinasi juga dengan pihak keluarga dan pihak-pihak terkait,” pungkas Rika. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim