Kepri

Cegah Penyebaran Covid, Guskamla Koarmada 1 Gelar Operasi Bersama Imigrasi Batam Terkait Pelarangan Warga Asing Masuk Indonesia

Komandan Guskamla Koarmada 1 Laksamana Pertama Yayan Sofiyan (kiri) didampingi Kepala Imigrasi Batam saat menggelar operasi bersama pencegahan Covid-19. (f.galih/batampos.id)

batampos.id- Menindaklanjuti instruksi pusat terkait pengawasan Lalulintas warga negara asing (WNA) yang masuk ke Kota Batam, Guskamla Koarmada 1 bersama Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI-Batam menggelar operasi bersama. Operasi tersebut digelar mengingat Kota Batam merupakan salah satu kota tujuan atau pelintasan warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri.

BACA JUGA: Amankan Perairan Selat Malaka, Guskamla Koarmada I Kerahkan Puluhan KRI dan Pesawat Udara

“Operasi bersama ini untuk menindaklanjuti peraturan Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor 11/2020, terkait pelarangan sementara orang asing yang masuk ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dimana hal ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran dari Covid-19,” jelas Komandan Gugus Keamanan Laut wilayah Barat Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T. saat ditemui awak media, Kamis (7/1/2021).

Advertisement

Di Batam, tambahnya, terdapat beberapa pelabuhan yang digunakan sebagai pelintasan baik oleh WNA dan WNI. Diantaranya di Batamcenter, Sekupang, Nongsa, Kabil maupun Batuampar. Tercatat, sepanjang tahun 2020 terhitung Januari hinga Desember 2020 diketahui ada 763.020 orang yang tiba dari luar negeri. Data keberangkatan dari sejumlah pelabuhan resmi yang ada di Batam tercatat 732.494 orang.

“Sehinggga total trip selama 2020, total pelintasan datang dan berangkat selama satu tahun 2020, diketahui sebanyak 1.495.514 orang,” terangnya. Berdasarkan data ini, jelasnya lagi, bagaimana secara langsung betapa sibuknya beberapa pelabuhan di Kota Batam. Khususnya ke Singapura, Malaysia dan lainnya. “Dan itu semua, melalui akses pelabuhan-pelabuhan saja. Belum lagi yang melalui Bandara Hang Nadim Batam,” terangnya lagi. (*)

Reporter: Galih
Editor: Tunggul