Metropolis

Sekitar Kantor Kelurahan Buliang, Batuaji Banjir

banjir di lingkungan kantor kelurahan buliang f. Eusebius/batampos.id

batampos.id – Lingkungan di sekitar kantor kelurahan Buliang, kecamatan Batuaji kembali terendam banjir saat hujan sepanjang, Minggu (10/1) kemarin. Air dari dalam drainase induk perumahan Kodim naik ke pemukiman warga.

Penyebabnya masih sama, aliran air ke wilayah kecamatan Sagulung tidak begitu lancar sebab drainase penyambung lebih kecil dari drainase induk tadi.

Pantauan di lapangan air mulai naik sekitar pukul 12.00 WIB, dimana luapan air lebih tinggi dari lingkungan drainase induk. Pemukiman Ruli Bangunan Timur serta kantor kelurahan Buliang perlahan-lahan disusupi luapan air. Warga setempat mulai sibuk dengan perabotan rumah tangga mereka agar tidak rusak terendam banjir.

Advertisement

BACA JUGA : Lapor Pak Walikota, Rumah Warga Komplek Perumnas Green Nongsa City, Kelurahan Sambau, Nongsa Terendam Banjir

“Selalu begini kalau hujan agak lama, apalagi kalau deras. Sudah dari dulu begini terus tak ada perubahan. Repot kami kalau sudah hujan,” ujar Susi, seorang warga.

Camat Batuaji Ridwan mengakui, kalau lingkungan sekitar kantor kelurahan Buliang selalu kebanjiran jika curah hujan cukup tinggi dan lebat. Itu terjadi lantaran adanya penyempitan drainase di lingkungan perumahan sebelah bawa perumahan Kodim.

“Ada sekitar 20 an rumah yang PL nya berada di dekat drainase sehingga terjadi penyempitan. Itu lagi dikaji bersama agar dapat solusi yang tepat biar drainase sampai hilir di wilayah Sagulung sana sama-sama lebar dan lancar airnya,” kata Ridwan.

Sejauh ini penanganan banjir di wilayah Batuaji sebut Ridwan sudah berlangsung maksimal sehingga titik lokasi rawan banjir lainnya sudah teratasi dengan baik. Tinggal di lingkungan kantor kelurahan Buliang ini saja yang masih bermasalah. “Tinggal satu titik ini saja karena lingkungan dan juga situasi di sekitar drainase induk tadi. Itupun kalau hujannya deras dan lama, kalau ringan tidak banjir sebab air masih bisa mengalir lancar,” kata Ridwan.(*)

Reporter : Eusebius Sara
Editor : Tunggul