Bintan-Pinang

Banjir Susulan, 780 Orang jadi Korban dan 204 Rumah Terendam di Teluk Sebong, Bintan

Banjir susulan yang terjadi di Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (10/1/2021). (F.kiriman Sri Heni Utami untuk batampos.id)

batampos.id- Sebanyak 780 orang menjadi korban banjir dan 204 rumah terendam saat banjir susulan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Minggu (10/1/2021).

BACA JUGA: Banjir Surut, Dua Rumah Warga di Kampung Paya Lebar, Tanjunguban Masih Terendam Air

Camat Teluk Sebong, Sri Heni Utami mengatakan, di Kecamatan Teluk Sebong ada 5 desa dan 1 kelurahan yang terkena dampak banjir susulan yang terjadi, Minggu (10/1/2021). Yakni, Desa Sebong Pereh, Desa Pengudang, Desa Ekang Anculai, Desa Sri Bintan dan Desa Sebong Lagoi serta Kelurahan Kota Baru.

Advertisement

Ia menyebut, di Desa Sebong Pereh ada 50 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak banjir, dengan 203 jiwa dan 50 unit rumah yang terendam banjir. “Korban banjir di Desa Sebong Pereh kita arahkan ke posko dapur umum di TPA Perumahan 10,” ujar mantan Sekretaris Dinsos Bintan.

Sedangkan di Desa Pengudang, dilaporkan ada 30 KK, dengan 100 jiwa korban banjir dan 30 unit rumah terendam. Ia menyebut, posko di Desa Pengudang dibagi dua yakni di Gedung Serbaguna RT 07 Pengudang dan TPA RT 06 Pengudang.

Desa Ekang Anculai dilaporkan ada 30 KK dengan 95 jiwa yang menjadi korban banjir dan 25 rumah terendam. “Sama dengan jumlah posko di Pengudang, di Desa Ekang Anculai juga ada dua posko yakni Kantor Desa Ekang Anculai RT 003 RW 002 dan Rumah Pak RT Sutarman RT 012 RW 005,” ujarnya.

Lalu di Kelurahan Kota Baru, dilaporkan ada 28 KK dengan 88 jiwa dan 25 rumah terendam serta 3 kolam ikan dengan posko di
Kantor Lurah Kota Baru Jalan Hang Tuah.

Desa Sri Bintan dilaporkan data sementara, ada 53 KK, 179 jiwa, 51 rumah dengan posko di dapur umum Jalan Raya 1 Tanjungpinang-Tanjunguban Km 54 Sri Bintan. Terakhir di Desa Sebong Lagoi dilaporkan ada 23 KK, 115 jiwa dengan 23 unit rumah yang terendam banjir.

“Total ada sekira 780 orang jadi korban banjir dan 204 rumah terendam di Teluk Sebong,” ujarnya. Ia menyebut, banjir susulan kali ini yang terjadi di Ekang dan Sri Bintan lebih parah dari kemarin, namun sekarang semua wilayah titik banjir sudah surut.

Namun demikian, ia mengimbau masyarakat selalu waspada mengingat banjir dapat kembali terjadi karena cuaca yang belum bersahabat. (*)

Reporter: Slamet
editor: Tunggul