Home

Aturan Baru Meninggalkan Kota Batam selama Pandemi

batampos.id – Satgas Pe­nanganan Covid-19 memberlakukan aturan baru. Bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar provinsi melalui transportasi udara dan laut, wajib memperlihatkan surat keterangan negatif Covid-19 lewat uji rapid test antigen atau PCR swab.

Jangan lupa tes rapid antigen sebelum tinggalkan Batam ya..
foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

Kebijakan yang berlaku dadakan ini, membuat masyarakat kaget dan panik. Hal ini juga terjadi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Beberapa calon penumpang pesawat tujuan Padang, Pekanbaru, dan Palembang, tidak mengetahui adanya aturan baru itu. Pasalnya, sebelumnya keharusan melampirkan suket rapid test antigen atau PCR test hanya berlaku untuk penerbang ke Pulau Jawa, Bali atau Medan.

“Tadi (kemarin) tiba-tiba diminta rapid test antigen, padahal sebelumnya ke Palembang hanya gunakan rapid test antibodi. Saya sekeluarga hanya bawa surat yang rapid test antibodi saja,” kata Kosim, salah satu penumpang pesawat, Senin (11/1/2021).

Advertisement

Kosim mengatakan, harus mengeluarkan biaya lebih karena harus menjalani rapid test antigen lagi. Seharusnya, kata Kosim, pemerintah melakukan pemberitahuan beberapa hari sebelumnya.

“Sampaikan ke media massa atau media sosial, jadi penumpang tahu. Tapi ini tiba-tiba ditodong minta surat negatif antigen,” ucapnya.

Hal senada diucapkan calon penumpang lain tujuan Padang. Pria paruh baya yang tak ingin menyebutkan namanya tersebut, mengaku heran dengan kebijakan yang berubah-ubah ini.

“Kalau memang harus rapid test antigen, sampaikan jauh-jauh hari, sehingga saya bisa siapkan suratnya. Ini mendadak,” ungkapnya.

Pria ini mengaku harus mengantre lagi untuk uji rapid test antigen di bandara. Ia khawatir apabila hasilnya positif, tentu tidak dapat melanjutkan perjalanannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survilance Epidemiologi KKP Batam, Romer Simanungkalit, mengatakan permintaan surat keterangan rapid test antigen atau PCR ini, sesuai Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

“Sebenarnya sejak Minggu kemarin (10/1) berlakunya, tapi baru hari ini diberlakukan,” katanya.

Ia mengatakan, surat keterangan rapid test antigen atau PCR, syarat wajib yang harus dipenuhi saat melakukan perjalanan keluar provinsi. Tidak hanya di bandara, tapi surat keterangan ini diminta juga di pelabuhan.

“Sebagai informasi, surat keterangan rapid test antigen ini berlaku 2 hari, sedangkan PCR berlaku 3 hari,” ujarnya.

Namun, bagi anak di bawah 12 tahun, tidak perlu menyertakan surat tersebut.

“Mulai saat ini, jangan ada lagi yang berspekulasi antibodi masih berlaku. Mulai hari ini hingga 25 Januari ke depan, wajib minimal menyertakan surat keterangan antigen,” pungkasnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA
Editor : RATNA IRTATIK