Kepri

26 Desa di Kepri Belum Tersentuh Program Listrik

Suharno.

batampos.id- General Manajer (GM) PLN Tanjungpinang, Suharno mengatakan program listrik desa di Provinsi Kepri masih belum selesai pada tahun 2020 lalu. Maka dari itu, komitmen pihaknya akan menyelesaikan program tersebut pada tahun 2021 ini. “Sampai sejauh ini masih ada 36 desa di tiga kabupaten yang belum tersentuh program listrik desa dari PLN. Ketiga daerah tersebut adalah Lingga, Anambas, dan Karimun,” ujar Suharno, Selasa (12/1/2021).

BACA JUGA: Ringankan Beban Masyarakat, Pemerintah Perpanjang Gratis Listrik PLN hingga Maret

Menurut Suharno, lewat rencana kerja tahun 2020 lalu, pihaknya memang menargetkan 79 desa yang tersisa semuanya mendapatkan manfaat program ini. Namun dari jumlah tersebut masih tersisa 36 desa, angka yang tersisa ini menjadi pekerjaan rumah di 2021 ini.

Advertisement

“Di Provinsi Kepri tercatat ada 275 desa yang tersebar di lima kabupaten. Karena memang komitmen kami merangkai Kepri dengan listrik. Semoga semua desa sudah teraliri listrik, sehingga bisa dilanjutkan sampai ke dusun-dusun,” jelas Suharno.

Dijelaskannya, untuk daerah yang baru mendapatkan pelayanan listrik tentunya tidak langsung 24 jam, tetapi bertahap dengan 12 jam. Maka dari itu, pihaknya mengharapkan kerja sama dan dukungan pemerintah daerah. Sehingga pekerjaan-pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan baik. Kemudian masyarakat bisa cepat mendapatkan manfaat dari program listrik desa ini.

“Target kita lewat program listrik desa ini adalah fokus pada ibu kota setiap desa dan berlanjut sampai ke dusun. Apabila program ini selesai tahun ini, artinya ada ada 275 desa yang sudah mendapatkan manfaat. Bahkan ada yang sudah menikmati 24 jam,” tutup Suharno.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi mengatakan, Pemprov Kepri juga terus menyasar pulau-pulau berpenghuni yang belum tersentuh oleh layanan listrik PLN. Yakni melalui penyediaan generator set (Genset). Pihaknya berharap, PLN dapat menyelesaikan program listrik desa pada 2021 ini.

“PLN memang sudah berkomitmen untuk menuntaskan program listrik pedesaan di Provinsi Kepri. Namun itu belum menyentuh sampai ke dusun. Maka melalui penyediaan genset ini menyasar untuk pulau-pulau kecil berpenghuni, sehingga bisa menikmati listrik. Meskipun belum 24 jam,” ujar Hendri Kurniadi, kemarin.

Mantan Pejabat Karimun itu juga memaparkan, untuk pengelolaan akan diserahkan ke aparat desa atau perangkat Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW). Pihak pengelola nanti yang akan membentuk penanggungjawab, bendahara, dan operator. Disebutkannya, pada 2020 lalu ada sembilan pulau yang sudah diterangi dengan listrik.

“Setelah program listrik desa tuntas, selanjutnya Pemprov Kepri bersama PLN akan fokus melanjutkan konektiviti listrik sampai kedusun-dusun,” tutup Hendri Kurniadi. (*)

Reporter: Jailani
Editor: Tunggul