Internasional

Dianggap Ilegal, Turki Kecam Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat oleh Israel

Presiden Turki Tayyip Erdogan. (F.Antara/Yasin Bulbul/Presidential Palace)

batampos.id – Turki mengecam recana pembangunan pemukiman warga Yahudi di Tepi Barat oleh Israel. Negara itu menyebut pembangunan itu adalah ilegal karena kawasannya masih berada dalam wilayah Palestina, rival sejati Israel.

BACA JUGA:
Israel Bangun 800 Rumah di Tepi Barat, Bisa Picu Perang dengan AS di Bawah Pemerintah Biden

“Ini adalah langkah ilegal. Praktik tak bertanggungjawab yang dipercepat Israel sebelum pemerintahan yang baru, duduk di Amerika Serikat,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki lewat sebuah pernyataan tertulis dikutip dari AA, Rabu (12/1/2021).

Advertisement

Pemerintahan Erdogan itu menyebutkan, kebijakan membangun wilayah Tepi Barat tersebut merupakan upaya nyata Israel mencegah Palestina berdiri sebagai sebuah negara yang berdaulat. “Menghilangkan integritas geografis dan menghapus solusi perdamaian dua negara. Itu tujuan dari pembangunan Tepi Barat ini,” ungkapnya.

Selain mengecam, Turki juga menyerukan komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan tindakan tersebut. Israel, sebutnya harusnya menghargai hukum internasional dan juga resolusi PBB.

Berita sebelumnya,pada Senin (11/1/2021), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui pembangunan 800 unit permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki, khususnya di kawasan Hebron, Yudea dan Samaria. (*)

Alih bahasa: Chahaya Simanjuntak