Karimun

Pengadilan Agama Siap Tangani Sengketa Ekonomi Syariah

Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun mulai menerima sidang sengketa ekonomi syariah. (f.Tri Haryono/batampos.id)

batampos.id – Pengadilan Agama (PA) Tanjung Balai Karimun, mulai tahun 2021 ini akan menerima perkara gugatan maupun
sengketa ekonomi syariah. Maupun perselisihan antara nasabah dengan pihak bank syariah. Hal tersebut, diatur dalam Undang-
Undang no3 tahun 2006 bahwa Pengadilan Agama berwewenang untuk menyelesaikan sengketa ekonomi syariah.

BACA JUGA: Gugatan Istri Mendominasi, PA Batam Terima 2.126 Perkara Perceraian Sepanjang Tahun 2020

”Jadi mulai tahun ini, Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun siap mengadili dan menerima gugatan dan menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Tidak lagi, menyelesaikan perkara-perkara yang sifatnya personil dalam hukum privat. Tapi, sudah bisa domainnya publik yaitu hukum perbankan,” jelas M Andri Irawan Andri Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun, Rabu (13/1/2020).

Advertisement

Dengan demikian, sesuai UU no3 tahun 2006 pasal 49 seperti sengketa di bidang ekonomi syariah antara lembaga keuangan dan
lembaga pembiayaan syariah dengan nasabahnya. Kemudian, sengketa di bidang ekonomi syariah antara sesama lembaga
keuangan dan lembaga pembiayaan syariah. Dan, sengketa di bidang ekonomi syariah antara orang orang yang beragama Islam
yang dalam akad perjanjiannya disebutkan dengan tegas bahwa perbuatan/kegiatan usaha yang dilakukan adalah berdasarkan
prinsip-prinsip syariah.

”Sengketa ekonomi syariah cukup banyak macamnya. Informasinya, ada salah satu bank syariah disini akan mengajukan gugutan wanprestasi terhadap nasabah. Ini cukup menarik, sebab di Karimun sendiri belum pernah melaksanakan sengketa ekonomi
syariah,” terangnya.

Masih kata Andri, Pemerintah Pusat pada tahun ini juga ada tiga bank syariah plat merah yang akan dimerger menjadi satu bank
syariah yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI). Secara otomatis, kedepan PA sendiri akan dibanjiri perkara gugatan sengketa ekonomi syariah. Termasuk di PA Tanjung Balai Karimun.

”Apabila dikaitkan dengan pandemi Covid-19 ini, pasti ada kendala secara hukum. Mulai dari pihak bank maupun nasabah, untuk
menyelesaikan sengketa dibidang ekonomi syariah. Saya pernah menangani kasus sengketa didaerah lain, kasus bank syariah
akibat gagal bayar,” ungkapnya.

Untuk itu, sebagai informasi kepada pihak perbankan syariah bahwasannya PA Tanjung Balai Karimun bisa menyelesaikan sengketa ekonomi syariah. Sehingga, bisa diselesaikan sengketa ekonomi syariah diperbankan.

”Jadi siapa saja bisa mengajukan gugatan sengketan perbankan syariah. Silahkan, daftar ke PA Tanjung Balai Karimun untuk
diselesaikan dengan mendapatkan legalitas resmi dari negara,” kata Andri. (*)

Reporter : Tri Haryono
Editor : Tunggul