Total Football

Pogba Akui Lawan Burnley Bukan Laga Mudah bagi United

Gelandang Manchester United Paul Pogba. (F. Jon Super/POOL/AFP)

batampos.id – Pencetak gol kemenangan Manchester United Paul Pogba mengakui jika laga lawan Burnley bukan laga mudah. Ia mengatakan jika laga lawan Burnle ibarat perang bagi Setan Merah.

The Red Devils mencatatkan kemenangan tipis 0-1 saat melawat ke Stadion Turf Moor, markas Burnley, Rabu (13/1). Gol kemenangan United dicetak melalui tendangan voli Pogba (71′) memanfaatkan assist Marcus Rashford.

Tendangan voli Pogba sempat membentur Matthew Lowton sebelum akhirnya memperdaya kiper Burnley Nick Pope. Kemenangan ini membawa United memuncaki klasemen dengan keunggulan tiga poin di depan Liverpool.

Advertisement

Kepada MUTV, Pogba mengatakan laga menghadapi The Clarets adalah laga sulit. Dan United menyadari hal tersebut.

BACA JUGA: Gol Pogba Bawa Manchester United ke Puncak Klasemen

“Anda harus tetap tenang dan kami berhasil melakukannya. Laga sulit di babak pertama dan di babak kedua kami bermain dengan mentalitas yang bagus dan kami mendapatkan gol. Kami mendapatkan hasil yang kami inginkan,” paparnya.

Tak lupa, Pogba juga memuji Rashford yang memberikan umpan matang kepadanya. Assist Rashford itu dikonversi menjadi gol keduanya di Liga Primer musim ini.

“Itu adalah bola yang bagus dan saya punya firasat untuk menyepaknya dan itu masuk,” lanjut Pogba.

“Tendangan voli saya mengenai seseorang dan masuk. Terkadang, itu adalah gol sempurna, momen sempurna, umpan sempurna yang membuat gol itu jadi sempurna. Tendangan itu memang bukan yang terbaik, namun itu masuk. Saya sangat senang, saya sangat senang dengan performanya. Semua pemain tetap fokus dan bagus dalam bertahan. Performa ini hebat,” seru Pogba.

Pertandingan di Turf Moor juga diwarnai sejumlah keputusan kontroversial di kedua sisi dan ofisial VAR. Termasuk saat wasit Kevin Friend menganulir gol sundulan Harry Maguire di babak pertama karena ia dianggap mendorong bek Erik Pieters.

“Itu adalah gol, tentu saja,” lanjut Pogba. “Saya tidak tahu mengapa itu dianulir. Maguire melompat sebelum bek lawan, dia menyundulnya, itu adalah gol yang indah namun wasit memutuskan sebaliknya. Itu adalah keputusan yang aneh, namun kami mendapatkan hasil yang diinginkan,” paparnya.

Ini adalah kali pertama Manchester United berada di puncak klasemen setelah melewati 17 pertandingan. Terakhir kali mereka dalam posisi ini terjadi pada musim 2012/13 silam, musim terakhir Sir Alex Ferguson, dan United keluar sebagai juara. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo