Bintan-Pinang

Tinjau Lokasi Pascabanjir, Apri Gesa Penanganan Sementara Infrastruktur

Bupati Bintan, Apri Sujadi meninjau sejumlah lokasi pascabanjir yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak, Rabu (13/1/2021). (F.Diskominfo Bintan untuk batampos.id)

batampos.id – Usai memimpin rapat bersama jajaran satuan kerja Balai Wilayah Sungai Sumatera IV (BWS), Dinas PUPR Provinsi Kepri, PUPR Bintan dan BPBD Bintan di Kantor Bapelitbang Bintan, Rabu (13/1/2021) pagi. Bupati Bintan, Apri Sujadi melakukan peninjauan di titik lokasi aliran drainase yang meluap (banjir) diakibatkan hujan deras seperti Kampung Kuala Lumpur dan Kampung Pisang, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

BACA JUGA: Bupati Bintan: Ada 21 Titik Banjir

Menurutnya , langkah peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung guna pemetaan dan penanganan sementara pasca banjir dan aliran drainase yang telah merendam sejumlah infrastruktur jalan serta rumah warga.

Advertisement

Dalam kunjungan tersebut, ia mengutarakan telah sepakat bersama jajaran terkait untuk melakukan penanganan sementara dalam waktu dekat. Dimana langkah ini diharapkan bisa dimanfaatkan bagi kelancaran akses transportasi masyarakat.

“Contohnya jembatan runtuh dibuatkan sementara, menunggu proses permanen tentunya harus ada kebijakan anggaran. Tadi juga dibahas terkait mana infrastruktur yang penanganannya berada di kewenangan pusat, kewenangan provinsi dan kewenangan pusat. Masing-masing berkomitmen untuk melakukan pemulihan infrastruktur secepatnya baik sementara maupun permanen,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi juga meminta agar agar Dinas PUPR Bintan dan Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Sumatera IV (BWS) dapat segera menuntaskan perencanaan pembangunan pintu air di dua lokasi kecamatan yaitu Kecamatan Bintan Utara dan Kecamatan Bintan Timur.

“Perencanaan pembangunan pintu air bersama Satker BWS agar hal ini bisa secepatnya ditangani dan tentunya melalui usulan alokasi APBN, agar dibuat bangunan pintu air di dua kawasan tersebut agar hal tersebut tidak terulang kembali,” tutupnya. (*)

Reporter: Slamet
Editor: Tunggul