Internasional

Ups, Singapura Pakai Vaksin Sinovac Juga kok

Pesawat Singapore Airlines SQ 7979 yang membawa vaksin tahap pertama dari Belgia, tiba di Singapura, Senin (21/12/2020) lalu. Selain vaksin buatan Amerika Serikat, Singapura juga akan menggunakan vaksin Sinovac buatan Tiongkok. (F Tri Sutrysno Foo by Media Corp)

batampos.id – Di tengah polemik anti-vaksin di Indonesia yang meragukan kualitas vaksin asal Tiongkok, Sinovac, justru Singapura juga akan menggunakan vaksin itu, selain vaksin Pfizer-BioNTech yang telah duluan dipakai di sana untuk warga prioritas seperti petugas medis di garda terdepan Covid-19 dan warga lansia.

BACA JUGA:
Pfizer dan Moderna, Dua Vaksin ini Dipakai di Singapura
Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Tiba di Singapura

Menteri Kesehatan Singapura, Gam Kim Yong menyebutkan, selain vaksin Pfizer-BioNTech yang telah tiba Desember 2020 lalu, mereka juga telah memesan dua jenis vaksin dari Tiongkok. “Dalam beberapa bulan ke depan, akan banyak vaksin yang tiba di Singapura. Vaksin itu dari Amerika Serikat dan juga dari Tiongkok. Sinovac,” ungkap Kim Yong seperti dilansir dari The Straits Times.

Advertisement

Kim Yong kepada parlemen Singapura menjelaskan, pihaknya harus menyiapkan stok vaksin jangka panjang supaya cukup digunakan kepada seluruh warga Singapura. Kalau berjalan sesuai rencana, pada kuartal ketiga 2021 ini, seluruh vaksin tersebut sudah mereka terima.

“Vaksin itu akan kami terima secara bertahap. Mengingat permintaan global yang sangat tinggi juga dari negara-negara dengan tingkat penularan rentan,” jelas Kim Yong.

Sementara itu, Komite ahli vaksinasi Covid-19 Singapura, Profesor Lim Poh Lian mengatakan, menjalankan program vaksinasi yang efektif sambil menekan infeksi Covid-19 adalah tugas yang sangat menantang. Jika Singapura terkena gelombang kedua, memvaksinasi banyak orang selama pemberlakukan pembatasan menjadi tantangan tersendiri.

Apalagi, tambahnya, efektivitas vaksin akan memakan waktu, sekitar lima minggu atau lebih untuk menghasilkan kekebalan tubuh yang cukup. (*)

Reporter: jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak