Kepri

Gas Elpiji Kosong di Natuna, Pemkab Manfaatkan Tol Laut Angkut Gas dari Pontianak

Sejumlah pekerja melakukan bongkar muat barang di kapal Tol laut saat lego jangkar di perairan Tanjungpinang, Jumat (31/8). Tol Laut diperuntukkan pada pengangkutan logistik kelautan yang bertujuan menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara untuk kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok pulau. (F.Yusnadi/batampos.id)

batampos.id- Pemerintah Kabupaten Natuna mengintensifkan komunikasi dengan kapal-kapal besar terutama kapal Tol Laut untuk menjamin ketersediaan barang pada musim cuaca ekstrem. Kapal Tol Laut dengan kapasitas 3000 GT diharapkan mampu mengangkut suplai barang ke Natuna ketika musim angin utara ini.

BACA JUGA: Warga Rela Menunggu Berjam-jam hanya untuk Dapat Gas Elpiji Subsisi 

Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UKM Kabupaten Natuna, Lianda mengatakan saat ini barang jenis gas elpiji sudah kosong di Natuna. Sumber suplai gas elpiji untuk Kabupaten Natuna adalah Pontianak dan Jakarta.

Advertisement

Suplay gas dari Pontianak diangkut menggunakan kapal di bawah 2000 GT sedangkan dari Jakarta menggunakan kapal berkapasitas 3000 GT. “Beberapa hari ini pasokan gas elpiji kosong. Dan yang bisa diharapkan cepat untuk mengangkut gas elpiji adalah Kapal Tol Laut ini, maka kita intensifkan komunikasinya,” kata Lianda, Rabu (13/1/2021).

Ia menyebutkan, sedianya gas elpiji itu dapat diangkut oleh Kapal Gerai Maritim Tol Laut pada tanggal 9 Januari ini. Akan tetapi kapal itu terkendala masalah operasional. “Tapi kita koordinasikan terus dengan operator Tol Laut karena barang penting seperti elpiji ini harus segera sampai di Natuna,” ujarnya.

Selain itu sambung Lianda, kapal-kapal lain tidak diperkenankan mengangkut tabung elpiji karena tidak semua memiliki sarana angkut untuk barang berbahaya dan sertifikat laik dari instansi berwenang. “Kendalanya juga di situ, jadi kita di wilayah kepulauan ini agak susah melakukan distribusi elpiji,” tuntasnya.

Pimpinan PT. Duta Energi Natuna, Urai Efet selaku agen resmi distribusi elpiji mengharapkan hal yang sama. Ia berharap Tol Laut dapat segera berlayar ke Natuna. “Ya, punya kami ada yang tertahan di Pontianak 1000 tabung gas dan di Jakarta tertahan sebanyak 600 tabung. Jadi kami berharap Tol Laut ini bisa cepat berlayar karena kalau nunggu cuaca bagus entah kapan bagusnya,” tukas Efet. (*)

Reporter : SOLEH ARIYANTO
Editor : tunggul