Bintan-Pinang

Kabur 4 Bulan, Polisi Tangkap Pelaku Kasus Korupsi Proyek Sarana Panjat Tebing di City Walk, Kijang di Anambas

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono. (F.Slamet Nofasusanto/batampos.id)

batampos.id– Polisi menangkap pelaku korupsi proyek sarana olahraga panjat tebing di City Walk, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, senilai Rp 250 juta melalui APBD Bintan tahun anggaran 2019. Pria berinsial AS tersebut sempat melarikan diri selama 4 bulan hingga ditangkap di tempat persembunyiannya di Anambas, belum lama ini.

BACA : Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 19,25 Triliun dari Kasus Korupsi

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono didampingi Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwi Hatmoko di markas Polres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (26/1/2021) mengatakan, awalnya kegiatan pengadaan sarana olahraga berupa panjat tebing diajukan pada 2018.

Advertisement

Selanjutnya pekerjaan sarana olahraga itu akan dilakukan CV. Anugerah Pangkil pada 2019. “Sesuai waktu pekerjaan 40 hari, namun laporannya fiktif, fisiknya tidak jadi,” ujarnya.

Penyelidikan secara estafet dilakukan terkait kasus ini. Polisi meminta keterangan 17 orang saksi dan 3 saksi ahli salah satunya Inspektorat Bintan. Penyidik internal pemerintah itu menemukan kerugian negara, soalnya proyek senilai Rp 250 juta itu tidak dibangun.

Diketahui juga bahwa pemilik perusahaan CV. Anugerah Pangkil tidak mengetahui jika perusahaannya digunakan pelaku. “Pelaku pernah menjadi admin di perusahaan itu sehingga pelaku sebagai pelaksana kegiatan bisa menggunakan CV itu tanpa sepengetahuan pemilik perusahaan,” ujarnya.

Setelah menyita barang bukti antara lain, dokumen NPHD, kwitansi, buku tabungan, rekening koran, penyidik menetapkan pelaku sebagai tersangka. Saat akan diamankan di kediamannya di Sungai Enam Laut, Kijang, 4 bulan yang lalu, pelaku melarikan diri.

“Setelah 4 bulan kabur, pelaku kita amankan di Anambas,” ujarnya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 2 atau pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun kurungan penjara. (*)

Reporter: Slamet
Editor: Tunggul