Home

Jika Batam Ingin Terapkan Travel Bubble Syaratnya Harus Zona Hijau

batampos.id – Wacana Travel Bubble dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendapat penilaian baik dari pelaku usaha perhotelan. Namun, untuk merealisasikannya, Batam harus berpredikat zona hijau. Saat ini, Batam sudah turun dari zona merah menjadi oranye.

”Travel Bubble itu bagus. Sebagai antisipasi untuk titik tertentu dan merupakan hubungan bilateral antara pemerintah dan pemerintah, Indonesia dan Singapura,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur, Selasa (26/1/2021).


foto: Dalil Harahap / Batam Pos

Meski begitu, wacana yang memperbolehkan wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung dari Indonesia ke Singapura, dan sebaliknya ini, menuntut pengontrolan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

Advertisement

”Tidak bisa juga diterapkan untuk saat ini, saat angka penderita Covid-19 masih tinggi. Pertama harus dikontrol dulu, protokol kesehatan dijalankan, lalu vaksinasi,” ungkapnya.

Dengan mematuhi protokol kesehatan dan vaksinasi yang tengah berjalan, maka Batam diharapkan dapat menjadi zona hijau. ”Apapun kondisinya, tetap stabil dulu sampai bisa masuk zona hijau. Singapura itu ketat sekali dalam menjaga warganya,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan, terkait travel bubble, Singapura belum mau membuka pintu masuknya.

”Baru mau diusahakan, makanya kami tunggu. Jangan mendahului, karena Singapura memang belum mau, sedangkan Batam 24 jam terima bersih,” tuturnya.

Makanya, ia berniat untuk benar-benar membenahi dulu ketaatan terhadap protokol kesehatan yang masih kurang baik di Batam.

”Kita harus sehat paling penting. Tes PCR (polymerase chain reaction) harus banyak, maka kami siapkan, baik dari alat, tenaga dan petugas lapangan,” terangnya.

Rudi mengungkapkan, jika sekali wisatawan asal Batam kedapatan positif Covid-19 saat berada di Singapura, maka Batam bisa masuk daftar hitam.

”Makanya vaksin ini saya mau kejar. Nanti Vaksin Merah Putih datang di bulan Juni,” tuturnya. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN
Editor : MOHAMMAD TAHANG