Karimun

Napi yang Divonis Seumur Hidup Ikut dari Rutan Karimun Dipindahkan ke Lapas Batam

Polisi mengawal pemindahan napi dari Karimun ke Batam. (f.sandi/batampos.id)

batampos.id– Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun sudah over kapasitas atau melebihi daya tampung. Untuk mengurangi kelebihan tersebut, Selasa (26/1/2021) 20 orang narapidana (Napi) dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Batam.

BACA JUGA: Lebih dari 350 Narapidana di Penjara Kerala, India Positif Covid-19

“Daya tampung Rutan Kelas II kita idealnya 269 orang. Tapi, kenyatannnya saat ini jumlah napi dan juga tahanan titipan dari instansi lainnya mencapai 450 orang,” ujar Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Dody Naksabani. Pemindahan ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Proses pemindahan sudah mendapatkan persetujuan dari pimpinan.

Advertisement

Menurutnya, napi yang dipindah adalah napi kasus tindak kriminal narkoba. Untuk keamanan selama dalam perjalanan prioses pemindahan ini, karena pemindahan ini menggunakan transportasi laut, maka pihaknya menggandeng anggota Polres Karimun untuk membantu pengawalan.

“Agar proses pemindahan dapat berjalan lancar, selain petugas dari Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, kita juga meminta bantuan pengawalan dari Polres Karimun. Alhamdulillah, kita sudah menerima laporan bahwa 20 Napi yang dipindahkan sudah sampai di Lapas Batam,” ungkapnya.

Napi yang dipindahkan mereka yang menjalani hukuman tinggi. Salah satunya hukuman seumur hidup. Dengan status hukuman seumur hidup sudah tentu pembinaan harus dilakukan di Lapas.

Karena, di Rutan tidak boleh ada Napi dengan hukuman seumur hidup. Melainkan, harus di Lapas, karena di Lapas ada seksi kegiatan kerja yang bertujuan untuk melakukan pembinaan Napi dengan hukuman tinggi. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul