Total Football

Sempat Unggul, Rossoneri Gagal Lolos karena Ibra

Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovich berjalan tertunduk usai diusir wasit dalam laga perempat final Coppa Italia menghadapi Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (27/1). (F. Miguel Medina/AFP)

batampos.id – Sempat dielu-elukan, striker gaek Zlatan Ibrahimovic malah membuat blunder yang berakibat AC Milan tersingkir dari ajang Coppa Italia. Dalam Derby della Madonnina ke-227, Ibra mendapat kartu merah di menit ke-58.

Dalam laga yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, kedua tim menurunkan formasi terbaiknya. Tetapi kartu merah Ibra mengubah segalanya.

Bermain sepuluh orang sejak menit ke-58 membuat AC Milan tak kuas mengembangkan permainan. Rossoneri terpaksa mengakui keunggulan rival sekotanya Nerazzurri dengan skor tipis 2-1.

Advertisement

Padahal sebelumnya Rossoneri sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama. Zlatan Ibrahimovic berhasil membuat Rossoneri unggul di menit ke-31.

Sayang pemain yang berjuluk Ibracadabra ini membuat kesalahan karena melakukan tackling berbahaya pada Kolarov. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning pada Ibra.

Ini awal petaka Rossoneri, pasalnya saat injury tim babak pertama, Ibra juga diberi kartu kuning karena melanggar pemain Inter Milan. Tak ayal wasit langsung merogoh kartu merah dan mengusir Ibra dari lapangan.

BACA JUGA: Duet Tua-Tua Keladi Buat Lini Depan Milan Kian Menakutkan

berusaha memepertahan kan keunggulan, pemain AC Milan malah membuat kesalahan. Rafael Leao menjatuhkan Barella di kotak terlarang. Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit memutuskan untuk menunjuk titik putih.

Sebagai eksekutor, Romelu Lukaku tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Di menit ke-71, tendangan penalti Lukaku sempat membentur mistar sebelum akhrnya masuk ke dalam gawang.

Milan akhirnya memastikan melaju ke semifinal Coppa Italia setelah Christian Eriksen mengoyak gawang AC Milan. gol yang dilesakkan Eriksen di menit ke-97 ini tercipt melalui eksekusi bola mati.

Gol ini sekaligus mengubah anggapan jika Eriksen masih menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Sekaligus memupus kabar akan segera hengkang dari markas Nerazzurri. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo