Ekonomi & Bisnis

Tekan Penyebaran Covid-19, Perajin Kue Keranjang Hentikan Produksi

ILUSTRASI: Produksi kue keranjang. (Antara photo)

batampos.id – Salah seorang perajin kue keranjang di Kota Solo, Kalista Putri Meidi mengatakan, rumah produksinya menghentikan pembuatan kue keranjang karena banyak karyawan berasal dari luar daerah. Penghentian produksi itu dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus agar tidak semakin meluas.

Kejadian yang dialami Kalista, juga dirasakan sejumlah perajin kue keranjang di daeraj tersebut. Mereka menghentikan produksi akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum usai.

“Biasanya pegawai saya sampai 20 orang, tetapi memang kebanyakan dari luar kota. Kalau untuk produksinya biasanya jelang Imlek begini sampai 4 ton,” kata pemilik toko Dua Naga Mas itu dikutip dari Antara, Selasa (26/1).

Advertisement

Ia mengatakan sebetulnya permintaan masih cukup banyak. Bahkan, hingga saat ini ia banyak menerima telepon dari pelanggan luar kota yang biasanya memesan di tempatnya.

“Biasanya kan pesan dulu, baru kami antar ke sana. Ini banyak yang tanya, banyak yang telepon. Tetapi ya pertimbangannya itu tadi,” katanya.

Sementara itu, perajin lain Ratna Sari Tania mengatakan, saat ini mengurangi volume produksi kue keranjang. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jelang perayaan Imlek, ia bisa memasak adonan kue keranjang hingga sepuluh kali masakan per hari, maka untuk saat ini hanya sekitar lima masakan/hari.

BACA JUGA: Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe dan Pedagang Gorengan di Karimun Akhirnya Kurangi Porsi

“Untuk satu masakan itu bisa 1 kwintal. Jadi tahun ini berkurang sekali,” katanya.

Meski demikian, ia tidak ingin mengurangi kualitas dari kue keranjang yang diproduksinya mengingat ia memiliki banyak konsumen yang selama ini berlangganan di tempat usahanya. “Sedikit maupun banyak pesanan tetap kami produksi. Untuk satu kali masakan waktu produksinya bisa sampai 12 jam agar gula pasir berubah warna dan jadi karamel. Kami tidak mau pakai pewarna,” katanya.

Bahkan, dikatakannya, dengan cara produksi tersebut kue keranjang miliknya bisa bertahan hingga enam bulan. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung