Kepri

Vaksin Covid Datang Lebih Cepat, Pemkab Natuna Langsung Rapat Persiapan Vaksinasi

Bupati Natuna Hamid Rizal membuka rapat persiapan kedatangan vaksin Sinovac di ruang rapat Kantor Bupati Natuna. (F. SHOLEH ARIYANTO/batampos.id)

batampos.id – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar rapat penyambutan dan pengamanan vaksin Sinovac di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Selasa (26/1/2021). Rapat ini digelar karena vaksin tiba di Natuna lebih cepat dari jadwal sebelumnya. Rapat dipimpin Bupati Natuna, Hamid Rizal dan diikuti oleh seluruh unsur FKPD dan sejumlah OPD terkait.

BACA JUGA: Vaksinasi Covid di Natuna Dimulai Bulan Depan

“Hari ini kita gelar rapat penyambutan vaksin corona. Sebelumnya vaksin itu dijadwalkan datang Februari, tapi tiba-tiba akan datang Rabu (hari ini, red), jadwalnya berubah tiba-tiba,” kata bupati Hamid membuka Rapat.

Advertisement

Berdasarkan jadwal yang ditentukan oleh pemerintah pusat, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama harus dilakukan mulai 28 Januari 2021.

“Jadi hari ini kita membahas bagaimana mengamankan vaksin itu, di mana menyimpannya, bagaimana sistem distribusinya, ke mana akan didistribusikan dan di mana saja kita melakukan vaksinasi. Waktu kita tinggal 2 hari, vaksinnya besok datang dan besoknya lagi kita mesti melakukan vaksinasi. Mari kita bahas hal ini agar vaksinasi yang akan kita lakukan berjalan lancar,” ucap Hamid

Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan sejak vaksin itu tiba di Bandara Natuna sampai kepada proses vaksinasi selesai.

Pengamanan akan dilaksanakan secara ketat selama 24 jam. Bahkan bukan hanya prosesnya yang akan diamankan Polres Natuna, tapi sampah bekas vaksinasi juga akan turut diamankan dan kemudian dimusnahkan guna mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ini akan kami kawal selama 24 jam sampai selesai, cuma kami minta jadwal distribusi dan vaksinasinya dari Dinas Kesehatan agar kami bisa menyusun jadwal pengawalan. Terus kami juga minta dari Dinas Kominfo untuk melakukan dokumentasi secara teratur di setiap segmen pelaksanaan vaksinasi karena nanti sampah-sampahnya akan kami kumpulkan untuk dimusnahkan,” tegas AKBP Krisnadian.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah mengemukakan, vaksinasi tahap awal ini akan mengalami kendala dan tidak bisa dilaksanakan sepenuhnnya sesuai jadwal.

Karena, selain waktu yang cukup singkat juga karena logistik vaksin tidak berbarengan datangnya dengan vaksin itu sendiri. Vaksin diangkut menggunakan pesawat sementara logistik vaksin diangkut menggunakan kapal yang belum diketahui jadwal kedatangannya.

Ia menyebutkan, untuk tahap awal jumlah vaksin yang akan datang itu sebanyak 2.200 vial dan akan disalurkan ke 1.076 sasaran dalam dua kali pemberian. Dan ini khusus untuk tenaga kesehatan.

“Tapi karena ada kendala seperti ini, kami mengusulkan agar pada 28 Januari itu nanti akan divaksin 10 orang dulu karena kalau untuk 10 orang ini pemerintah memiliki logistik vaksin yang masih bisa dipergunakan,” paparnya.

Pada rapat itu disepakati beberapa hal diantaranya, vaksin akan dikawal ketat oleh aparat keamanan, vaksin akan disimpan di gudang farmasi Pemkab Natuna, pemberian pertama terhadap 10 orang, lokasi vaksinasi untuk 10 orang tersebut di RSUD Natuna dan distribusi vaksin ke kecamatan-kecamatan menggunakan kapal Indra Perkasa milik Pemerintah Kabupten Natuna setelah logistiknya tiba.

“Saya minta kepada Dinas Damkar agar segera menyurati camat-camat dan Kades-kades sehingga mereka juga punya waktu untuk melakukan persiapan vaksinasi di wilayahnya masing-masing,” Pungkas Hamid menutup acara rapat. (*)

Reporter : SHOLEH ARIYANTO
Editor : tunggul