Total Football

Conte Isyaratkan Eriksen Bertahan di Inter Milan

Ekspresi kegembiraan gelandang Inter Milan Christian Eriksen usai mencetak gol bagi timnya ke gawang AC Milan dalam laga Coppa Italia, Rabu (27/1). (F. Miguel Medina/AFP)

batampos.id – Gol kemenangan Inter Milan yang dicetak oleh Christian Eriksen saat menjamu AC Milan memberikan pengaruh besar. Gol itu seolah menjadi penanda akan langgengnya kebersamaan Eriksen bersama Inter Milan.

Gol tendangan bebas indah Eriksen membawa Nerazzurri lolos ke semi-final Coppa Italia. gol itu juga membuat pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengisyaratkan Christian Eriksen akan bertahan. Meski belakangan santer diberitakan Eriksen akan dijual.

Masalah adaptasi menjadi kendala Eriksen di Inter sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada Januari tahun lalu. Ia siap untuk meninggalkan Inter setelah CEO klub, Giuseppe Marotta mengungkapkan namanya masuk dalam daftar jual.

Advertisement

Eks bos Tottenham, Mauricio Pochettino tertarik untuk bereuni dengannya di Paris Saint-Germain. Sementara rumor terkini menghubungkan pemain 28 tahun itu dengan Leicester City. Meski begitu, Conte memperkirakan pemainnya tidak akan pergi dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Barella Sebut Inter Milan Lebih Kuat dari Rival Sekotanya

“Selama sebulan sekarang saya telah mengatakan hal yang sama: ini adalah skuad Inter,” kata Conte kepada RAI Sport. “Tidak ada yang akan datang, tidak ada yang akan pergi. Saya terus mengatakannya dan sepertinya tidak ada yang mempercayai saya,” tanbahnya.

Memang Conte bekerja keras untuk menemukan startegi yang cocok dengan karakteristik permainan Eriksen. Ia berharap Eriksen menjadi pengganti Marcelo Brozovic.

“Christian adalah pemain yang sangat cerdas, ia memiliki kualitas, ia bagian dari proyek dan saya senang ia mencetak gol. Saya benar-benar ingin ia mengambilnya, karena kita semua tahu kualitas yang dimilikinya dari bola mati,” tutur Conte

“Ia sangat pemalu, jadi saya harap gol ini bisa mengguncangnya dan membuatnya keluar dari cangkangnya. Kami semua menyukainya, ia pemain yang baik, mungkin terlalu baik! Ia harus lebih berketad.”

Inter selanjutnya akan menghadapi pemenang duel perempat-final lainnya, Juventus dan SPAL, dalam semifinal Coppa Italia. Babak semifinal Coppa Italia akan dilaksanakan dengan format dua leg. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo