Nasional

Diduga Keracunan Asap Genset, Satu Keluarga di Lumajang Tewas

Polres Lumajang melakukan olah TKP di rumah korban yang meninggal diduga keracunan asap genset di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Rabu (27/1). (Polres Lumajang/Antara)

batampos.id – Satu keluarga tewas di Desa Pandanwangi diduga karena keracunan gas dari mesin generator set (genset) yang dinyalakan di dalam rumah.

”Satu keluarga yakni suami, istri, dan anaknya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena diduga keracunan asap genset yang masuk rumah. Korban yang meninggal yakni suami, istri, dan anaknya berumur 10 tahun,” kata Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (27/1).

Satu keluarga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, dengan identitas ketiga korban yakni Nasiran, 60; Sukariyah, 50; dan Serlin Karlina, 10.

Advertisement

”Ketiga korban ditemukan pertama kali oleh anak korban bernama Linan yang rumahnya di sebelah timur korban dan kebetulan saat itu datang ke rumah orang tuanya,” ungkap Eka Yekti Hananto Seno.

Saat dipanggil tidak ada jawaban dan rumah dalam keadaan terkunci rapat, Linan kemudian mencungkil jendela depan dan masuk rumah hingga menemukan orang tua dan adiknya meninggal dunia.

”Korban Sukariyah dan Serlin ditemukan meninggal di dalam kamar, sedangkan Nasiran ditemukan meninggal di sebelah generator yang berada di dalam rumah,” tutur Eka Yekti Hananto Seno.

Dia menjelaskan, awalnya korban menyalakan generator pada Selasa (26/1) malam karena ada acara tahlilan di rumahnya. Kemudian korban memasukkan genset tersebut ke dalam rumah karena akan tidur. Sehingga, diduga gas beracun tersebut terhirup korban hingga ketiga korban meninggal dunia.

Eka mengatakan polisi sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan olah tempat kejadian perkara atas meninggalnya satu keluarga di Desa Pandanwangi.

”Ada beberapa saksi yang dimintai keterangan yakni saudara Linan dan Kepala Dusun Krajan 3 Desa Pandanwangi. Kami juga mengamankan barang bukti pakaian yang dikenakan korban dan genset di dalam rumah,” ujar Eka Yekti Hananto Seno. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim