Sport

Marciano Beri Apresiasi Pengurus KONI Kepri 2020-2024

Seluruh pengurus KONI Kepri masa bakti 2020-2024 mendampingi Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman bersama segenap tamu undangan usai pengukuhan di Hotel Best Western Premier Panbill, Kamis (28/1). (F. Ryan Agung/batampos.id)

batampos.id – Pengurus KONI Kepri periode 2020-2024 dikukuhkan secara langsung oleh Ketua KONI Pusat Jendral TNI (Purn) Marciano Norman. Pengukuhan dilaksanakan di Balroom Hotel Best Western Premier Panbill, Kamis (28/1).

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan sumpah dan penanda tanganan berita acara oleh Ketua KONI Kepri Usep RS dan Ketua KONI Pusat Letnan Jendral TNI (Purn) Marciano Norman.

Meski menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, pengukuhan berjalan dengan meriah. Sejumlah tamu penting tampak mengikuti kegiatan pengukuhan ini.

Advertisement

Di antaranya adalah Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan, Asisten I Gubernur Kepri Juramadi Esram, Wakil Ketua DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim, dan Ketua KONI Batam Iskandar Alamsyah.

Usai dikukuhkan, Ketua KONI Kepri Usep RS menjelaskan jika kepengurusan KONI Kepri sejatinya sudah terbentuk sejak Februari 2020. Tetapi karena pandemi Covid-19, pengukuhan baru bisa dilaksanakan awal tahun 2021.

Usep optimis olahraga prestasi di Kepri akan berjaya di kemudian hari. Apalagi Kepri akan mengirimkan atlet dari 15 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020.

BACA JUGA: KONI Kepri Cairkan Dana Pembinaan Prestasi Atlet dan Pelatih Cabor Lolos PON Papua

“Hanya saja anggaran untuk memberangkatkan atlet Kepri ke PON Papua hanya disetujui sebesar Rp 3,5 miliar. Ini sangat minim untuk persiapan dan keberangkatan atlet Kepri ke ajang PON,” keluhnya.

Meski demikian, Usep yakin atlet Kepri akan meraih prestasi dalam PON mendatang. Cabor lolos PON hingga saat ini terus melaksanakan pelatihan provinsi secara mandiri.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman menyerahkan pataka pada Ketua Umum KONI Kepri Usep RS saat pengukuhan di Hotel Best Western Premier Panbill, Kamis (28/1). (F. Ryan Agung/batampos.id)

“Selain cabor lolos PON, cabor anggota KONI lainnya juga terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Hingga saat ini cabor anggota KONI kepri jumlahnya mencapai 54 cabor,” terang Usep.

Usep berharap pandemi bisa segera berakhir agar kegiatan olahraga bisa kembali normal. Selain itu ia meminta seluruh pengurus KONI Kepri untuk bisa bekerja secara maksimal.

“Ini demi peningkatan pembinaan olahraga prestasi di Kepri,” tegasnya.

Sementara itu Asisten I Pemprov Kepri Juramadi Esram mengatakan jika pemerintah tetap berkomitmen dalam membina olahraga prestasi di Kepri. Ia juga mengakui jika saat ini Pemprov Kepri tengah berjibaku menangani pandemi Covid-19.

“Kepri sering mendapat kepercayaan untuk menggelar kejuaraan tingkat nasional dan internasional. Tapi pandemi membuat kejuaraan tersebut harus mengalami penundaan. Tentu membutuhkan strategi baru untuk tetap bisa menggelar event di masa pandemi,” terang Juramadi.

Ia menegaskan jika keberangkatan atlet Kepri ke PON Papua tetap mendapat support dari Pemprov Kepri. “tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi juga dari kalangan swasta,” tegasnya.

BACA JUGA: Anggaran Kontingen Kepri ‘Hanya’ Rp 3,5 M, KONI Kepri Minta Cabor Tak Terbebani

Pembinaan olahraga prestasi di Kepri membutuhkan kerjasama dari seluruh kalangan. Tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Juramadi juga meminta seluruh pengurus KONI Kepri untuk meneguhkan komitmen dalam membina olahraga prestasi di Kepri. “Ini demi peningkatan prestasi olahraga Kepri. Semoga pengurus KONI kepri yang baru dikukuhkan bisa memajukan olahraga prestasi di Kepri,” kata Juramadi.

Sedang Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memberikan apresiasinya pada seluruh pengurus KONI Kepri. “Di masa pandemi, pengurus KONI Kepri mau meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk keberlangsungan pembinaan olahraga di Kepri,” pujinya.

Marciano berharap Pemprov Kepri bisa memprioritaskan vaksinasi pada atlet Kepri yang akan berangkat ke PON Papua. “Sama halnya dengan di pusat, Menpora memohon pada Presiden Jokowi untuk memberikan prioritas pada atlet yang bertanding membawa nama bangsa,” terangnya.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) marciano Norman berjabat tangan dengan Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, Kamis (28/1). F. Ryan Agung/Batam Pos

Menurut Marciano, hal ini dirasakan sangat penting. Apalagi proses pembentukan atlet menjadi berprestasi memerlukan waktu yang tidak sedikit.

“Menjadi atlet memerlukan prises panjang. Karenanya wajib memberikan prioritas keamanan dan keselamatan pada atlet. Agar bisa terus mengharumkan nama daerah, bangsa, dan negaranya,” tegas Marciano.

Selain itu Marciano berpesan agar KONI Kepri menjadi organisasi yang saling mengisi dan membangun. Yakni melalui koordinasi dengan KONI kabupaten/kota, Pengcab cabor, dan antarpengurus.

“Organisasi olahraga harus dikenal dengan prestasinya. Bukan karena kegaduhan pengurusnya. Harapanjya KONI Kepri bisa membangun suasana dan atmosfer yang bisa meningkatkan prestasi atlet-atlet Kepri,” tutup Marciano. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo