Bintan-Pinang

Amjon Dituntut 14 Tahun Penjara, Azman Taufik 13,5 Tahun dalam Sidang Dugaan Korupsi Izin Usaha Tambang di Kepri

JPU membacakan tuntutan 12 terdakwa korupsi izin usaha tambang Kepri di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. (f Yusnadi Nazar/batampos.id)

batampos.id- 12 terdakwa korupsi izin usaha tambang Kepri dituntut pidana 5 tahun hingga 14 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (18/2/2021). Sebanyak 10 dari 12 terdakwa juga dituntut untuk membayar uang pengganti (UP) atas korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 32,4 miliar.

BACA JUGA: Takut Kabur, 10 Tersangka Korupsi Izin Tambang Akhirnya Dijebloskan ke Penjara

Dalam tuntutannya, JPU Dody Emil Gazali menuntut mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri Amjon, pidana 14 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan penjara. Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kepri Azman Taufik dituntut 13 tahun 6 bulan penjara atau 13,5 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan penjara.

Advertisement

Selanjutnya, Direktur CV Buana Sinar Khatulistiwa Wahyu Budi Wiyono dan Persero Komenditer CV Buana Sinar Khatulistiwa Bobby Satya Kifana, dituntut 8 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan penjara serta membayar UP Rp 8 miliar subsider 4 tahun 6 bulan penjara,” kata JPU.

Direktur Gemilang Sukses Abadi Arief Rate dan Direktur PT Cahaya Tauhid Alam Lestari M Achmad, dituntut 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan penjara serta membayar UP 2,3 miliar subsider 3 tahun 6 bulan penjara. Persero Komenditer CV Dwi Karya Mandiri Junaidi juga dituntut 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 300 juta, subsider 4 bulan penjara serta membayar UP Rp 1 miliar subsider 3 tahun 9 bulan penjara.

Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat Bintan Harry E Malonda dan wakilnya Sugeng, dituntut 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 5 bulan penjara serta membayar UP Rp 7,5 miliar subsider 3 tahun 9 bulan penjara.

Direktur CV Gemilang Mandiri Sukses Eddy Rasmadi dituntut 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan penjara serta membayar UP 1,7 miliar subsider 3 tahun 9 bulan penjara. Sedangkan Mitra BUMDES Maritim Jaya Desa Air Gubi Jalil, dituntut 6 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan penjara serta membayar UP Rp 878 juta subsider 3 tahun 3 bulan penjara.

BACA JUGA: Pejabat Pemko Tanjungpinang Jadi Tersangka Korupsi Izin Tambang

Kepala Cabang PT Tan Maju Bersama Sukses M Adrian Alamin dituntut 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara serta membayar UP Rp 613 juta subsider 2 tahun 9 bulan penjara.

“Terdakwa terbukti bersalah dan melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 Undang undang Nomor 30 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP,” tegas JPU.

Atas tuntutan tersebut, seluruh terdakwa melalui penasihat hukum masing masing mengajukan pembelaan (pledoi) kepada majelis hakim. “Sidang ditunda pekan depan dengan agenda pledoi terdakwa,” tutup ketua majelis hakim Guntur Kurniawan. (*)

Reporter: Yusnadi
editor: tunggul