Bintan-Pinang

Displinkan Warga, Razia Masker di Tanjungpinang Berlanjut

Razia masker di Jalan M Sani, Kamis (18/2/2021). (f. Peri Irawan/batampos.id)

batampos.id– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang kembali melanjutkan razia masker bagi pengendara, bagi yang akan dikenakan sanksi berupa denda Rp 50 ribu. Kasatpol PP Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menjelaskan pihaknya kembali melanjutkan razia pengendara tidak bermasker untuk tiga bulan ke depan,  selanjutnya akan dievaluasi atas pelanggaran yang ditemukan.

BACA JUGA: Razia Masker Dilakukan Setiap Hari Biar Warga Tanjungpinang Taat Protokol Kesehatan

“Tiga bulan ke depan akan kita lakukan razia ini,” kata Yani saat diwawancara usai razia di Jalan Mohammad Sani,  Kamis (18/2/2021). Selama tiga bulan ke depan,  Yani menjelaskan sudah menyusun jadwal dan tempat yang akan dilakukan razia, namun hal itu akan dirahasiakan dari masyarakat agar penggunaan masker murni untuk keselamatan tidak karena razia. “Kita sudah ada jadwal-jadwalnya, sudah kita susun,” sebutnya.

Advertisement

Pada hari pertama Rabu (17/2/2021) razia dilakukan, Yani menyebutkan pada periode 2021 ini sudah terjaring sebanyak 30 orang, dari jumlah tersebut 21 orang diantaranya memilih membayar denda dan sembilan orang memilih kerja sosial. “Kamrin kita dapat denda Rp 1.050.000 hari ini belum kita hitung,” ungkapnya.

Yang menjadi dasar razia itu dilanjutkan adalah karena masih ada kasus covid-19 di Tanjungpinang sehingga Peraturan Wali Kota (Perwako) nomor 44 tahun 2020 masih dijalankan. “Setelah tiga bulan ke depan kita lihat,  kalau kasus mereda kita hentikan razia,  katau masih tinggi,  razia akan lanjut,” tambahnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul