Nasional

Lions Clubs Salurkan 425 Paket Untuk Warga Batam dan Bintan Terdampak Bencana Alam

Perkumpulan Lions Indonesia di Zona 1 Kepri – Batam dan Bintan saat menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam belum lama ini. (Lions Clubs)

batampos.id – Perkumpulan Lions Indonesia di Zona 1 Kepri – Batam dan Bintan mendapat bantuan sebesar Rp. 140juta (USD10.000) dari Lions Clubs International Foundation (LCIF Alert Grant For Disaster Relief) untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam berupa banjir dan longsor.

Bantuan tersebut telah didistribikan menjadi 425 paket bantuan berupa makanan, air mineral, selimut, tikar/kasur, obat-obatan dan alat kebersihan untuk diberikan kepada masyarakat terdampak bencana alam berupa banjir longsor . Untuk di Bintan dibagikan 125 paket, tepatnya  di Batu 13 dan Kampung Pisang, Kijang Kota.
Sementara di Batam telah diberikan 300 paket bantuan untuk 300 Kepala Keluarga (KK)yang tersebar di beberapa titik seperti di Kelurahan Tiban lama, Tiban Baru, Tanjung Riau, Tanjung Sengkuang, Kampung Seraya, Sungai Jodoh, Bengkong Sadai, Pelita, Tanjung Uma, Buliang, Sambau, Teluk Mata Ikan dan Nongsa Pantai.
“Untuk warga terdampak di Batam disalurkan sebanyak 300 paket.di 11 Kelurahan,  sementara untuk Bintan sebanyak 125 paket hanya di 2 lokasi yang cukup berat terdampaknya, banjir sampai 2 meter tingginya. Semua paket bantuan dari LCIF, International sudah dilaksanakan pada tanggal.8, 10, 12 dan 17 Januari lalu, kami masih ada satu kegiatan bantuan yang akan dilaksanakan besok untuk warga Batu Merah, yang rumahnya disapu ombak”, kata Lion Alvine, ketua pelaksana tanggap bencana dari Lions Clubs Batam, dalam rilisnya, Kamis (19/2).
“Semoga dengan dana bantuan yang diupayakan oleh Distrik 307 A1 dari grant alert LCIF  dapat sedikit meringankan beban warga masyarakat yang terdampak di Batam dan Bintan di tengah beratnya beban ekonomi karena pandemi covid dan ditimpa bencana banjir longsor pula”, demikian pernyataan yang disampaikan Gubernur Distrik 307A1 Evi Lasma
Seperti diketahui, sejak awal Januari, sejumlah wilayah di Kota Batam dan Kepri pada umumnya mengalami musibah bencana alam berupa angin kencang,  puting beliung dan gelombang pasang tinggi. Bahkan pada 12 Januari 2021 menimbulkan bencana longsor, banjir dan gelombang pasang tinggi. Bencana alam ini telah mengakibatkan kerusakan harta benda, kehilangan rumah dan juga korban jiwa. (*)
Editor: Jamil Qasim