Ekonomi & Bisnis

OJK: Penyaluran Kredit Bergantung dari Program Vaksinasi

Ilustrasi kantor OJK. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jika program vaksinasi pemerintah berjalan lambat, maka permintaan kredit juga belum bergerak signifikan. (Dok. JawaPos.com)

batampos.id – Pandemi Covid-19 telah mengganggu berbagai sendi kehidupan termasuk perekonomian. Hal tersebut mempengaruhi penyaluran kredit perbankan lantaran banyak pelaku usaha yang berhati-hati dalam mengambil utang di bank. Rasa cemas menyelimuti akibat terbatasnya ruang gerak dan mobilitas masyarakat sehingga berpengaruh pada pendapatan usaha.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jika program vaksinasi pemerintah berjalan lambat, maka permintaan kredit juga belum bergerak signifikan. Sebab, saat ini yang dapat diandalkan bagi aktivitas ekonomi adalah kelancaran proses vaksinasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengungkapkan, pihaknya sebagai regulator memiliki skenario konservatif jika memang program vaksinasi berjalan lambat.

Advertisement

BACA JUGA : OJK Diminta Tegas Menjalankan Tugas

“Kalau semua berjalan lambat dan kita juga tak bisa memitigasi dampak Covid-19 ini dan demand belum membaik hingga sektor riil belum pulih, kredit masih bisa tumbuh 4-4,5 persen,” ujarnya secara virtual dalam acara Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020-2025, Kamis (18/2).