Internasional

Persidangan Aung San Suu Kyi Digelar Senyap

Aung San Suu Kyi menjalani persidangan tanpa didampingi pengacara. ( F Reuters)

batampos.id – Pimpinan Partai Demokrasi Myanmar (NLD) Aung San Suu Kyi menjalani persidangan pasca-kudeta militer awal Februari 2021 lalu. Persidangan ini dilaksanakan senyap. Tanpa dihadiri pengacara penerima nobel itu.

BACA JUGA:
Paus Desak Junta Militer Myanmar Bebaskan Aung San Suu Kyi

Human Rights Watch (HRW) kepada Euronews menyesalkan kejadian ini karena tak dihadiri pengacara. Otoritas pengadilan mengatakan persidangan Suu Kyi akan berlangsung pada Rabu (17/2/2021), tapi malah terjadi sehari sebelumnya. Sidang bahkan dilakukan dalam dua hari.

Advertisement

“Ini jelas menunjukkan pengadilan dan jaksa penuntut terkesan terburu-buru,” ujar Wakil Direktur Human Rights Watch Asia Phil Robertson mengatakan kepada The Cube.

Dalam sidang, Suu Kyi dan U Win Myint menghadapi dakwaan-dakwaan tidak jelas. Suu Kyi didakwa melanggar undang-undang soal impor, setelah walkie-talkie dan perlengkapan lainnya ditemukan di kediamannya.

Suu Kyi pertama kali ditangkap atas tuduhan memiliki walkie-talkie secara ilegal. Pada Senin (15/2/2021), militer mengajukan dakwaan kedua karena melanggar batasan virus corona, yang berarti mereka sekarang dapat menahannya untuk waktu yang tidak ditentukan. “Uji coba kedua ini akan dimulai pada 1 Maret,” kata HRW.

Pengacara Suu Kyi menuturkan dirinya tidak mengetahui bahwa sidang untuk kliennya telah dimulai. Saat dia bergegas ke pengadilan pada Selasa (16/2/2021) sore waktu setempat, sidang telah selesai digelar. Persidangan hanya dilakukan kurang dari satu jam. (*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak