Bintan-Pinang

Rini Pratiwi Siap Hadapi Proses Hukum

batampos.id– Tersangka kasus gelar palsu Rini Pratiwi buka suara terkait kasus yang menjeratnya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang ini menyatakan siap menghadapi proses hukum.

BACA JUGA:

“Saya menghormati proses hukum yang berjalan. Mohon doa supaya proses ini berjalan lancar,” kata Rini, Rabu (17/2/2021). Terkait kasus yang menjeratnya, Rini mengaku sebelumnya memang menggunakan gelar Strata 2 (S2) yakni Magister Manajemen Pendidikan (M.M.Pd). Namun saat ini gelar akademik yang disandangnya telah berubah menjadi Magister Manajemen (M.M).

Advertisement

Hal ini menyusul adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh kampus tempatnya menyelesaikan pendidikan S2. “Surat keterangan dari kampus itu menyatakan, bahwa gelar saya itu cukup M.M nya saja, tidak perlu konsentrasi pendidikannya,” ungkapnya.

Menurut Rini, gelar M.M.Pd yang diperkarakan tersebut juga digunakan oleh para alumni di kampus yang sama. “Di ijazah saya tidak ada contoh penulisan gelar. Jadi, saya dan termasuk teman-teman saya memang menggunakan M.M.Pd itu,” akunya.

Sebelumnya, berkas perkara gelar palsu dengan tersangka Rini Pratiwi, dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang. Diketahui Rini dilaporkan ke pihak berwajib oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tanjungpinang-Bintan.

Dia diduga telah menggunakan gelar palsu Strata 2 (S2) yang melanggar ketentuan Pasal 68 ayat (2) dan (3) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (*)

Reporter: Yusnadi
editor: tunggul