Metropolis

Kapolsek Pastikan Pungutan Parkir di Jembatan 1 ialah Pungli

batampos.id – Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf, Jumat (19/2/2021) mengatakan, “Saya tegaskan bahwa kawasan jembatan 1 Barelang tidak termasuk titik parkir yang telah ditetapkan sesuai Surat Keputusan Wali Kota Batam.”

Parkir di Jembatan 1.
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

Jadi kalau ada yang meminta uang parkir, jelas itu pungutan liar.

“Saya akan perintahkan anggota cek ke lokasi Jembatan 1 Barelang dan menindak pelaku tersebut,” tegas Kapolsek.

Advertisement

Di jemabatan yang menjadi ikon Kota Batam ini memang dilarang parkir. Namun tetapi saja ada yang parkir demi menikmati pemandangan sekitar.

Adalah seorang asal Palembang harus merogoh kocek menghentikan kendaraan di seputaran Jembatan 1 dan 2 Barelang, Rabu (17/2/2021).

“Saya bingung penarikan uang parkir di Barelang. Saya berhenti di Jembatan 1 ditagih Rp10 ribu dan saya berhenti Jembatan 2 ditagih lagi,” ujar Anita asal Palembang yang mengaku baru tiga hari berada di Batam.

Bahkan kata dia, petugas yang mengutip parkir dirinya tidak seperti petugas yang diutus dari lembaga atau pemerintah.

Petugas tersebut tidak menggunakan seragam atau identitas yang jelas. Hanya membawa selembar karcis berwarna merah yang mengatas namakan warga tempatan.

Anita mengaku tidak nyaman. Pasalnya, sebagai seorang pelancong dirinya baru merasakan pungutan parkir seperti ini.

“Saya sudah berkeliling di beberapa daerah di Indonesia, baru kali ini saya menemukan hal seperti ini. Oknum-oknum ini yang membuat Batam itu di cap jelek,” ujarnya.

Batam Pos datang ke jembatan 1 dan 2. Seorang pria mengendarai sepeda motor mendatangi setiap pengunjung yang berhenti di seputaran Jembatan 1, 2.

Ia mengenakan parkir kendaraan roda dua Rp 5 ribu sekali berhenti dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

(*)

Reporter : Dalil Harahap
Editor : Putut