Internasional

Tunangan Khashoggi Minta Biden Ungkap Kasus Pembunuhan Jurnalis Arab Saudi itu

Hatice Cengiz (kanan) dan tunangannya, Jamal Kashoggi semasa hidup. Kashoggi tewas dibunuh tiga tahun lalu. ( F Bursada Bugun)

batampos.id – Hatice Cengiz, tunangan jurnalis Arab Saudi, Jamal Kashoggi yang terbunuh di Turki pada 2018 lalu, meminta Presiden Amerika Serikat, Joseph R Biden turun tangan mengungkap kasus pembunuhan kekasihnya itu.

Perempuan asal Bursa Turki ini mengungkapkannya saat wawancara dengan penyiar radio Norwegia NRK dan juga media Denmark, Jyllands-Posten.

“Saya optimis terhadap pemerintahan baru di era Biden ini. Saya percaya direktur baru intelijen nasional AS, Avril Haines akan merilis laporan intelijen CIA tentang pembunuhan Khashoggi,” ungkap Cengiz seperti dilansir dari Daily Sabah, Kamis (18/2/2021) malam.

Advertisement

Dia juga optimis Presiden Joe Biden akan mendukung tujuannya untuk mempromosikan hak asasi manusia dan nilai-nilai Amerika yang selalu menjunjung tinggi HAM di seluruh dunia. “Mereka yang mengetahui kebenaran harus mengungkapkan kebenaran itu. Amerika Serikat tahu yang sebenaranya, mulai dari siapa yang memerintahkan pembunuhan dan siapa pelaku yang mengirimkan jasadnya ke Turki,” ungkap Cengiz.

Tunangannya itu dibunuh secara brutal. Cengiz menyebutkan, ada kemungkinan jasad Kashoggi dipotong-potong di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018 lalu. Saat jenazahnya ditemukan, pemerintahan Saudi menyangkal keterlibatan mereka dalam kasus pembunuhan Kashoggi, lalu mengalihkannya terhadap hasil dari operasi gagal.

Terkait itu, Cengiz mengaku sudah berbicara dengan para politisi dan para pemimpin di seluruh dunia guna menemukan siapa otak dan yang paling bertanggung jawab di balik kematian tunangannya itu. ” ‘Anak panah’ kuat mengarah pada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman,” tegasnya.

Sebelumnya Netflix akan menayangkan dokumenter terkait kasus pembunuhan Kashoggi. Namun keputusan penayangan film dokumenter Brian Fogel, The Dissident on Khasgoggi, itu batal ditayangkan. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak
Editor: Redaksional

Sumber: (1)