Nasional

Dukung Pembangunan SUTT Demi Kemajuan Batam

Komisi III DPRD Kepri Tinjau Pembangunan SUTT

Komisi III DPRD Provinsi Kepri Mmelakukan RDP dengan bright PLN Batam terkait pembangunan Transmisi SUTT 150 kV Batu Besar, Jumat (19/2).

batampos.id – Komisi III DPRD Provinsi Kepri turun meninjau lokasi pembangunan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 KV gardu induk Batubesar-gardu induk Nongsa, menanggapi adanya aduan masyarakat, Jumat (19/2).

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri Surya Sardi tersebut, tak hanya meninjau lokasi pembangunan SUTT saja. Sebelumnya rombongan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan bright PLN Batam untuk mendapatkan penjelasan terkait pembangunan SUTT yang akhir-akhir ini mendapat penolakan di beberapa perumahan yang dilintasi jalur transmisi SUTT tersebut.

Dari pihak bright PLN Batam dihadiri oleh direktur operasi Eyansyah, direktur bisnis dan pengembangan usaha Buyung Abdul Zala, corporate secretary Kishartanto Purnomo Putro, EVP project Wahyudin Isbandi, serta didampingi kuasa hukum bright PLN Batam Andi Kusuma.

Advertisement

Corporate secretary bright PLN Batam Kishartanto menjelankan ke rombongan Komisi III, bahwa pembangunan transmisi SUTT 150 KV penting dilaksanakan untuk memenuhi peningkatan layanan masyarakat terkait keandalan pelayanan kelistrikan di wilayah Batam Centre-Batubesar-Nongsa.

“Jika yang dipermasalahkan masyarakat adalah soal jaminan kesehatan, hal tersebut sudah sesuai dengan standar internasional yang mengatur tentang jarak aman yaitu secara horizontal 8 meter dan vertical 5 meter , dampak medan listrik dan medan magnet yang ditimbulkan pun dalam aturan WHO tegangan listrik di bawah titik pengukuran tidak boleh lebih dari 5 Kv/m. Kemarin ahli kelistrikan dari ITB juga menyampaikan hal yang sama,” ujar Kishartanto.

Menurutnya tidak ada yang perlu ditakutkan dari pembangunan transmisi tersebut, karena hal ini justru meningkatkan keandalan listrik di Kota Batam khususnya Batubesar Nongsa. Saat ini sebagian daerah Batam Centre, Batubesar dan Nongsa di suplai hanya dari satu gardu induk saja, dan kapasitas trafonya terbatas dengan kondisi hampir overload (kelebihan daya).

“Jika trafo tersebut over load, maka akan mengakibatkan padam di sisi pelanggan. Sehingga dapat mengurangi kenyamanan pelanggan,” terangnya.

Setelah rapat terbatas tersebut, rombongan Komisi III dan bright PLN Batam bergegas meninjau lokasi pembangunan di Perumahan Odessa, Batam Centre.

Saat meninjau lokasi, Wakil Ketua Komisi III Surya Sardi mengatakan, jika dilihat dari titik pembangunannya, lokasinya cukup jauh dari perumahan warga, jadi warga tak perlu khawatir dan pastinya bright PLN Batam mengikuti aturan-aturan pembangunan yang telah ditetapkan oleh undang-undang maupun pemerintah daerah.

“Kami rasa dalam hal ini masyarakat perlu ikut mendukung proyek pembangunan yang tentunya dapat berdampak pada peningkatan perekonomian rakyat,” ujar Surya Sardi.

Surya juga berpesan kepada bright PLN Batam agar keandalan suplai listrik kepada masyarakat tetap andal sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Diharapkan masyarakat dapat mendukung pembangunan ketenagalistrikan bright PLN Batam.

Anggota Komisi III yang turut hadir juga antara lain Sahmadin Sinaga, Nyanyang Harris Pratamura, Hadi Chandra dan Yusuf,S. (*)

Reporter : GALIH ADI SAPUTRO
Editor : MUHAMMAD NUR