Bintan-Pinang

Hutan di Tanjunguban Terbakar, Mobil Damkar Tanjunguban Rusak, Pemadaman Dilakukan Manual

Sejumlah petugas damkar memadamkan api di lahan dan hutan Pertamina, Tanjunguban, Bintan, Minggu (21/2/2021) dengan peralatan seadanya dan manual dikarenakan armada rusak dan akses jalan yang sulit dijangkau. (F.Damkar Tanjunguban)

batampos.id- Sejumlah warga yang baru pulang jalan-jalan dari pantai ramai-ramai mendatangi kantor Damkar Tanjunguban, Minggu (21/1/2021) petang. Soalnya, mereka khawatir api yang membakar lahan dan hutan di jalan Manggar, Gang An Naba, Kampung Bugis, Tanjunguban meluas ke Terminal BBM Pertamina Tanjunguban. “Yang laporan ke kantor ramai, jadi warga yang baru pulang jalan-jalan dari pantai Sekera singgah ke kantor Damkar,” ujar Kasubbag TU UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, Senin (22/2/2021).

BACA JUGA: Jadi Dinas, Pemadam Kebakaran Tanjungpinang Butuh Tambahan Personel

Bertepatan kebakaran itu, mobil damkar mengalami kerusakan. Sehingga, petugas hanya turun dengan alat seadanya. “Tadi malam kami turun dengan mobil suplai air saja, terus kami memadamkan api secara manual,” ujarnya. Selain kendala mobil yang rusak, petugas juga terkendala akses jalan ke lokasi kebakaran yang sangat jauh ke dalam.

Advertisement

Beruntung, petugas damkar Tanjunguban dibantu Kepolisian, Brimob dan Tagana. “Pertamina juga turun,” ujarnya. Berkat bantuan damkar Pertamina, mereka menyuplai air ke mobil damkar Pertamina.

“Terakhir kami dan Pertamina yang masih di lokasi. Kami yang suplai air ke mobil Pertamina, mereka yang menyiram. Sampai sekira pukul 24.00 malam, kami di sana untuk memastikan bara api mati total,” ujarnya. Akibat kebakaran itu, dia mengatakan, tiga lahan milik warga dan lahan milik Pertamina terbakar dengan total lahan yang terbakar mencapai lebih kurang 10 hektare.

Disinggung penyebab kebakaran, dia menduga ada kelalaian hingga memicu api karena di hutan tersebut banyak ditemukan kavling-kavling. Terkait mobil damkar yang rusak, dia mengatakan, rencana Senin (22/2) siang, teknisi dari Tanjungpinang datang untuk memperbaiki namun karena ada kendala, kemungkinan Selasa (23/2/2021) baru diperbaiki. “Semoga besok sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Dia meminta maaf kepada masyarakat karena belum bisa maksimal melayani mengingat masih rusaknya mobil damkar. “Ya Kasian masyarakat. Untuk hari ini aja panggilan di Bukit Senyum dan Sebong Pereh, kita tidak bisa berbuat banyak karena kendala mobil, semalam Teluk Lobam dan Kuala Sempang juga ada lahan terbakar,” katanya.

Dikatakannya, Damkar Tanjunguban meliputi 3 kecamatan. Dengan 9 anggota, 1 kasubbag dan 1 kepala upt. “Setiap ada kebakaran orgnya itu-itu aja. Sehari ada lebih dari 1 kali kebakaran, pagi, siang atau malam tetap itu aja orangnya,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul