Internasional

Jangan Abai Gangguan Nafas dan Mendadak Pusing. Itu Dua dari Tiga Gejala Baru Covid-19

ILUSTRASI pemeriksaan paru untuk gangguan sesak nafas sebagai bagian dari gejala baru Covid-19. ( F Healthline)

batampos.id – Ahli kesehatan Klinik Numan, London, Dokter Luke Pratsides menyebutkan ada tiga gejala baru yang kini diderita para pasien yang terkena Covid-19.

“Jangan abaikan ketiga gejala ini karena dapat mengancam jiwa,” ungkapnya.

Kalau sebelumnya gejala Covid-19 yang paling banyak dikeluhkan pasien yakni batuk, demam, dan sesak nafas, kini muncul tiga gejala baru yang makin banyak dikeluhkan juga.Apalagi dengan adanya strain baru dan mutasi virus di berbagai negara telah menambah masalah dan menjadikan penyebaran virus yang lebih cepat.

Advertisement

“Kalau menemukan satu dari tiga gejala baru di luar gejala umum itu, wajib segera ditangani dengan pengawasan medis,” ungkap Luke.

Ada pun ketiga gejala baru tersebut yakni:

Gangguan Napas
Menurut Luke Pratsides, pengukur terbaik apakah gejala Covid-19 memburuk adalah memburuknya sesak napas. Lalu sejauh mana seseorang dapat melakukan aktivitas normal sehari-hari, mencuci, berpakaian, memasak, naik tangga dan antar ruangan di rumah. Dia menyarankan setiap orang harus melakukan pemantauan oksigen di rumah. Bisa juga ditandai ketidakmampuan menyelesaikan satu kalimat penuh karena gangguan napas.

Pusing atau Mendadak Tak Sadarkan Diri
Jika seseorang merasa pusing atau pingsan ditambah dengan gejala yang mendasari Covid-19, maka ini bisa menjadi tanda kritis atau serius. Tanda-tanda ini menjadi bukti bahwa seseorang tak lagi mendapatkan cukup oksigen dan mungkin mengalami sindrom gangguan pernapasan akut, kondisi yang mengancam jiwa yang ditandai dengan peradangan paru-paru yang parah.

Gejala Ringan Lainnya
Selain gejala Covid-19 yang parah, gejala yang paling umum tetap sama. Karena itu, berikut beberapa gejala klasik Covid-19 yang harus diwaspadai. Gejala klasik tersebut adalah demam, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung berair dan tersumbat, kelelahan, hilangnya indra penciuman dan perasa.(*)

Reporter: Jpg
Editor: Chahaya Simanjuntak