Total Football

Jelang Jadi Ayah, Kompetisi Tak Jelas, Pilih Tinggalkan PSS Sleman

Yevhen Bokhashvili

Yevhen Bokhashvili saat membela PSS Sleman di Liga 1 2020. (Angger Bondan/Jawa Pos)

batampos.id – Persiapan PSS Sleman terganggu jelang Piala Menpora 2021. Salah seorang bintang asingnya, Yevhen Bokhashvili, hengkang. Pemain 28 tahun itu memilih bergabung dengan tim Malaysia, Pahang FA.

PSS sejatinya ingin mempertahankan gelandang asal Ukraina tersebut. Berbagai upaya sudah dilakukan. ”Tapi sekali lagi, kami tidak mau egois dan harus memikirkan yang terbaik bagi klub, juga untuk setiap individu di dalamnya,” kata Direktur Utama PT PSS Marco Gracia Paulo.

Yevhen ingin bisa bermain di Liga 1. Kemudian mendapatkan pemasukan kembali. Masalahnya, belum ada kepastian soal kompetisi. ”Saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia belum menemui titik terang kapan akan resmi dimulai. Sedangkan, dalam waktu dekat Yevhen juga akan menjadi seorang ayah. Kami sangat paham kondisi tersebut,” ujar Marco.

Advertisement

Yevhen sudah memikirkan masak-masak keputusannya itu. Sebenarnya, Yevhen merasa berat untuk meninggalkan PSS Sleman. Namun, bersama Pahang FA, sudah ada jadwal pasti kapan kompetisi dimulai.

”Sebagai pemain, saya harus memastikan kesinambungan dalam karir secepatnya. Karena sudah satu tahun tidak ada kompetisi,” ujar pemain kelahiran 5 Januari 1993 tersebut.

Meski begitu, kepergian Yevhen tidak terlalu diratapi PSS. Mereka tetap fokus menatap Piala Menpora 2021. Hanya, sampai saat ini belum ada langkah yang dilakukan manajemen.

”Ada beberapa hal yang perlu dibicarakan lebih dalam, khususnya soal penjadwalan, grouping, aspek teknis pertandingan, logistik, dan lainnya,” jelas mantan CEO Badak Lampung itu.

Marco berharap turnamen bisa berjalan lancar. Sebab, turnamen menjadi patokan apakah Polri akan memberikan izin untuk Liga 1 musim 2021. Dia pun mengapresiasi kinerja PSSI dan Menpora sehingga mampu mengantongi izin turnamen. (*)

Sumber : JP Group
Editor : Jamil Qasim