Karimun

1 Guru di Kundur Barat Terpapar Covid-19, Sekolah Kembali Belajar dari Rumah

Rachmadi (f.sandi/batampos.id)

batampos.id- Kecamatan Kundur Barat sempat masuk zona hijau Covid-19 dan hal ini ditandai dengan dibukanya proses belajar tatap muka (BTM) di sekolah. Namun, dalam beberapa hari terakhir, proses BTM di sekolah kembali ditutup karena adanya tiga orang warganya yang terpapar Covid-19.

BACA JUGA: Sekolah-Sekolah di Kundur Barat, Karimun Kembali Terapkan Belajar Tatap Muka di Sekolah

”Memang, Pada pekan lalu di Kecamatan Kundur Barat itu sudah tidak ada kasus positif Covid-19. Namun, beberapa hari terakhir ada tambahan kasus positif. Yang pertama seorang guru salah satu SD. Sehingga, dampaknya BTM di sekolah ditutup. Dan, untuk hari ini (kemarin, red) kita menerima hasil pemeriksaan sampel swab bahwa ada dua orang lagi yang positif dari kecamatan tersebut,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, Selasa (23/2/2021).

Advertisement

Untuk tambahan dua kasus postif terpapar Covid-19, katanya, bukan berasal atau hasil dari tracing guru. Artinya, tidak ada kaitan. Namun, merupakan klaster perjalanan. Dua orang yang terpapar tersbeut merupakan pasangan suami istri yang baru pulang dari perjalanan luar daerah. Saat ini, terhadap kedua Pasutri tersebut sedang dilakukan tracing kontak erat.

”tenaga kesehatan kita di Puskesmas Kundur Barat sudah mulai melakukan tracing kontrak erat dari pasangan suami istri tersebut. Mudah-mudahan tidak banyak dan dalam waktu singkat bisa selesai. Karena, tracing yang kita lakukan sistemnya swab. Kita tidak lagi menggunakan rapid test. Untuk diketahui, pada saat ada guru SD yang positif terpapar, sampel swab yang kontak erat yang diambil sebanyak 16 sampel,” papaarnya. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul