Bintan-Pinang

Dewan Minta Sarana dan Prasarana Penunjang Damkar Bintan Dilengkapi

Mobil Damkar Tanjunguban diperbaiki mekanik yang didatangkan dari Tanjungpinang, Selasa (23/2/2021). (F.Panyodi untuk batampos.id)

batampos.id– Wakil Ketua Komisi II DPRD Bintan, Indra Setiawan merasa prihatin di tengah kondisi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), armada damkar justru rusak. “Bintan sudah menjadi langganan bencana, baik banjir dan karhutla, mestinya kebutuhan sarana dan prasarana yang menunjang pencegahan dan penanganam bencana dimaksimalkan,” ujarnya, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA: Mobil Pemadam Kebakaran Terbakar Saat Ikut Padamkan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang

Dia mengatakan, minimnya sarana dan prasarana damkar menjadi perbincangan hangat di Komisi II DPRD Bintan. Karena petugas damkar mempertaruhkan nyawanya saat bertugas memadamkan api. Betapa tidak, siang, malam, pagi, petang, mereka berada di tengah hutan untuk memadamkan lahan yang terbakar.

Advertisement

“Ya apa yang mereka lakukan untuk kenyamanan kita, makanya peralatan damkar harus diperhatikan,” katanya menambahkan komisinya berkomitmen atau setidaknya menjembatani agar damkar mendapat fasilitas khusus dalam hal pencegahan dan penanganan bencana.

Oleh karena itu, dia mengatakan, pihaknya menjadwalkan hearing soal sarana dan prasarana penunjang damkar yang ada di Bintan.

“Rencana Kamis (25/2/2021) kita akan memanggil BPBD, Damkar, dan Bappeda terkait masalah ini, agar diupayakan penambahan anggaran di tahun 2021,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, melihat kondisi realitas di lapangan sudah selayaknya damkar terpisah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan.

“Ya kita minta ke pemerintah daerah agar segera mengajukan regulasinya ke dewan agar dapat dibahas secepatnya, dan siapkan juga sarana dan prasarana penunjangnya,” katanya.

“Ya salah satu contohnya damkar tidak punya gedung sendiri, kabupaten kota lain damkar ada gedung sendiri. Kita cicillan, tahun ini dibangun kantor atau gedung damkar di Bintan Utara, lahannya sudah ada dan akan kita perjuangkan ke dinas PU, usahakan 2022 damkar sudah punya gedung sendiri la, agar sarana dan prasarana juga terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, mobil damkar di UPT Tanjunguban telah kembali beroperasi usai diperbaiki. “Ya sudah diperbaiki, mekaniknya dari bengkel di Tanjungpinang sudah turun,” ujar Kasubbag TU UPT Damkar Tanjunguban, Panyod, Selasa (23/2/2021). (*)

Reporter: Slamet
editor: tunggul