Sport

Lombok Cocok untuk Sport Tourism

Founder dan CEO DBL Indonesia Azrul Ananda (kiri), Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, dan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal (kanan) saat menyusuri jalanan di Kota Mataram, kemarin (23/2). (F-GOWES
IVAN/LOMBOK POST)

batampos.id – Keindahan alam didukung dengan kondisi geografisnya, menjadi faktor penunjang bagi Lombok untuk mengembangkan sport tourism. Hal ini disampaikan Founder dan CEO DBL Indonesia Azrul Ananda usai gowes bersama Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal  dan jajarannya, Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah serta Direktur Lombok Post Alfian Yusni, kemarin (23/2).

”Saya bersyukur ke Lombok lagi. Ini tempat favorit saya dan keluarga untuk gowes. Pernah gowes keliling Lombok. Hanya belum pernah ke Rinjani,” ujar Azrul.

Dengan pengalaman gowes di Lombok tersebut, Azrul menilai Lombok sangat mendukung untuk pengembangan sport tourism.

Advertisement

Karena melalui sport tourism, tidak hanya berolahraga tapi juga sekaligus berolahraga. ”Hal seperti ini sedang booming,” cetusnya.

Azrul menjelaskan, dirinya pernah mengikuti event olahraga di Italia. Dan sport tourism terbukti memberi dampak positif untuk sektor ekonomi. Tidak hanya melibatkan olahragawan tapi juga berefek pada dunia usaha disana seperti perhotelan.”Karena peserta yang hadir tidak hanya sendirian tapi membawa keluarga sehingga berdampak besar pada perekonomian,” katanya.

Menurut Azrul, Lombok lebih cocok untuk sport tourism dibandingkan Bali. Karena peserta dari inernasional menyukai geografis Lombok. Dibandingkan Bali yang kini sudah sangat ramai. ”Tapi di tengah pandemi ini tentu butuh penyesuaian untuk melaksanakan event,” katanya.

Secara spesifik, Azrul menilai cabang olahraga sepeda sangat cocok menjadi sport tourism di Lombok. Khususnya kategori gravel.

Karena gravel memanfaatkan dua medan, jalan biasa maupun menyusuri alam. ”Semoga pandemi ini segera berakhir. Karena yang paling terdampak adalah perekonomian masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal sangat mengapresiasi kegiatan bersepeda yang digagas Azrul. Karena bisa menjadi ajang silaturahmi. Khususnya dengan Gubernur NTB dan stakeholder lainnya. ” Inilah keguyuban kita bersama seluruh stakeholder di NTB,” katanya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim