Bintan-Pinang

Uji Kir Lebih Mudah, Tanjungpinang Gunakan Smart Card

untuk KIR, bukti uji dilakukan secara digital.
fotoL Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang mulai terapkan sistem smart card atau kartu uji kelayakan kendaraan. Kadishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto menjelaskan penggunaan smart card merupakan salah satu layanan untuk memudahkan masyarakat yang akan melakukan uji kelayakan kendaraan atau KIR. “Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang mulai menerapkan sistem smart card,” kata Bambang, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA: Dana Razia Rp300 Juta Dipangkas, Pendapatan Uji Kir Pemko Tanjungpinang hanya Rp 26 Juta

Dijelaskan Bambang, smart card itu sebagai ganti buku uji kir, merupakan aturan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang harus dimulai di tahun 2021. Penerapan di Tanjungpinang sudah bisa dilaksanakan mulai Februari 2021. “Alhamdulillah, untuk Tanjungpinang sudah bisa dimulai, walaupun tidak dmulai pada awal Januari 2021,” sebutnya.

Advertisement

Bambang menjelaskan alasan kartu uji kir tidak bisa diterapkan awal Januari 2021 karena sebelumnya masih menunggu perubahan Peraturan Daerah (Perda). Setelah ada persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Provinsi Kepri, maka perubahan perda nomor 2 tahun 2020 tentang restribusi pengujian kendaraan bermotor dilaksanakan.”Penggunaannya ini sudah berlaku sejak dua minggu lalu,” sebutnya.

Pemerintah pusat juga sudah mengintruksikan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten kota yang tidak memiliki alat uji kir dengan menggunakan smart card maka dilarang untuk melaksanakan pengujian.

“Di Kepri, alat itu hanya ada Kota Tanjungpinang dan Batam. Sedangkan Bintan sudah memiliki alat tapi belum menggunakannya, otomatis harus melaksanakan uji di Tanjungpinang,” katanya.

Penggunaan sistem smart card juga, sudah terintegrasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sehingga lebih mudah dan efektif. Seluruh database kendaraan tersimpan secara elektronik dan dapat dibaca melalui aplikasi cek kir secara online.

“Kartu tersebut memiliki memori terpadu mikroprosesor, di dalamnya berisikan data kendaraan yang lulus uji,” tambahnya. Bambang menambahkan, setelah tahap kendaraan diuji, semua hasil pengujian akan dicetak langsung secara cepat. Pemilik kendaraan akan memperoleh smart card, stiker, dan sertifikat lulus uji.”Sertifikat uji berisi dokumen baik posisi tampak depan, belakang, samping, nomor, alamat pemilik, hingga foto warna kendaraan,” imbuhnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul