Sport

Doncic Aktor Penentu 0,1 Detik

Luka Doncic. (USAtoday)

batampos.id – Guard Dallas Mavericks Luka Doncic menguasai bola di dekat garis perimeter. Di depannya, ada center Boston Celtics Daniel Theis yang menghadang. Saat itu pertandingan tersisa 16 detik. Celtics masih unggul 105-104. Dengan dua kali gocekan untuk menghindari blok Theis, Doncic melemparkan tembakan tiga angkanya. Masuk! Mavericks berbalik unggul 107-105.

Namun, shooting guard Celtics Jaylen Brown tidak tinggal diam. Saat Celtics balik menyerang, dia merangsek cepat ke dalam paint area Mavericks. Brown seketika menghentikan langkah untuk melakukan jump shot mulus di dekat garis free throw yang membuat Celtics menyamakan kedudukan 107-107.

Saat laga ada kemungkinan lanjut ke babak overtime, Doncic lagi-lagi menjadi aktor serangan terakhir Mavericks. Pemain asal Slovenia itu mendribel bola ke sisi kanan pertahanan Celtics. Point guard Celtics Kemba Walker dan small forward Aaron Nesmith menempel ketat pemain 21 tahun itu.

Advertisement

Tetapi, Doncic memang terlalu licin. Dia dengan cepat melompat dan melakukan tembakan tiga angka. Bola masuk tepat saat laga hanya tersisa 0,1 detik. Doncic spontan berteriak kegirangan. Rekan-rekannya langsung berhamburan mendekatinya. Mavericks pun memenangi laga itu secara dramatis dengan skor 110-107.

”Aku sudah mencoba melakukan tembakan seperti ini berkali-kali,” ucap Doncic dilansir Associated Press. ”Kadang masuk, kadang tidak. Dan kali ini aku berhasil,” tambah pemain yang terpilih sebagai starter NBA All-Star 2021 tersebut.

Mencetak tembakan tiga angka secara back-to-back di 30 detik terakhir, sekaligus membalikkan kedudukan, dan menorehkan catatan buat Doncic. Dia tercatat sebagai satu di antara dua pemain NBA yang bisa melakukannya dalam 25 musim terakhir. Satu pemain lain yang bisa melakukannya adalah pemain New Orleans Hornets Dan Dickau pada 22 Januari 2005. Saat itu poin krusial Dickau membawa timnya menang atas Los Angeles Clippers.

Doncic total melesakkan 31 poin. Shooting guard Josh Richardson menambahi 16 poin. Sementara itu, point guard Jaren Brunson datang dari bench dengan raihan 22 poin. Hasil tersebut membuat Mavericks kini bercokol di peringkat kesembilan wilayah barat dengan rekor 15-15. Persentase menang-kalah mereka saat ini pas 50 persen. Di lain sisi, kekalahan itu membuat Celtics punya rekor 15-16. Persentase menang-kalah mereka kini tidak sampai 50 persen. Tepatnya hanya 48,4 persen.

”Mungkin ini kekalahan paling menyakitkan yang pernah aku alami selama membela tim ini,” sesal Brown dilansir ESPN. Dia total menyumbang 29 angka. Jayson Tatum menambahi 28 poin. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim