Sport

Ganda Putra Incar Gelar Perdana

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. (F. Indosport)

batampos.id – Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dipastikan bakal comeback setelah absen selama setahun. Pasangan berjuluk The Minions tersebut siap tampil di BWF Super 1000 All England. Ajang itu akan bergulir pada 17–21 Maret di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. Tim Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Inggris besok malam (12/3) dengan menaiki pesawat Turkish Airlines TK57.

Bakal bertandingnya Kevin/Marcus diharapkan menambah spirit Indonesia di nomor ganda putra. Sebab, saat The Minions absen, ganda putra Indonesia seolah kehilangan taji di ajang internasional. Biasanya, nomor itu menjadi sektor yang paling diandalkan Indonesia untuk merebut gelar.

Prestasi terbaik diciptakan Ahsan/Hendra di World Tour Finals di Thailand dengan mencapai babak final sebelum ditaklukkan Lee Yang/Wang Chi-Lin dua set langsung (17-21, 21-23).

Pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi sangat berharap kali ini pasukannya membawa pulang gelar juara. ”Mereka, siapa pun itu, harus bisa bawa gelar juara,” tegas pelatih yang kerap dijuluki Coach Naga Api tersebut.

Jika melihat undian, ganda putra Indonesia seharusnya bisa melewati babak awal. Kevin/Marcus yang menjadi unggulan pertama akan menghadapi wakil Jerman Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer. The Minions juga tidak satu pul dengan musuh bebuyutannya asal Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, yang menempati pul bawah.

BACA JUGA: Setahun Tak Bertanding, Persiapan Ganda Indonesia No 1 Dunia Berbeda

Endo/Yuta memang kerap menjadi pengganjal Kevin/Marcus. Head-to-head keduanya cukup jauh dengan skor 2-6. Terakhir, The Minions takluk oleh Endo/Yuta di All England 2020 lewat pertarungan sengit 18-21, 21-12, 19-21.

Di sisi lain, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bakal menghadapi wakil tuan rumah Ben Lane/Sean Vendy. Lalu, Fajar Alfian/Rian Ardianto bertemu wakil Nigeria God Olofua/Anuoluwapo Juwon Opeyori. Jika sama-sama mulus, andalan Indonesia itu bisa bersua di babak perempat final.

Namun, Herry I.P. meminta pasukannya tetap waspada meski lawan yang dihadapi di babak pertama tidak terlalu berat. ”Di pertandingan, apalagi pertandingan penting, semua bisa saja terjadi,” katanya.

Pada pergelaran All England 2020, satu-satunya gelar juara didapat Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di nomor ganda campuran. PraMel yang bersatus unggulan pertama bertekad bisa mempertahankan gelar juara. Di babak pertama, PraMel melawan wakil India Dhruv Kapila/Jakkampudi Meghana. (*)

Wakil Indonesia di Babak Pertama All England

Tunggal Putra

  • Anthony Sinisuka Ginting (4) vs Thomas Rouxel (Prancis)
  • Jonatan Christie (5) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand)
  • Tommy Sugiarto vs Kidambi Srikanth (India/8)

Tunggal Putri

  • Gregoria Mariska Tunjung vs Line Christophersen (Denmark)

Ganda Putra

  • Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (1) vs Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer (Jerman)
  • Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2) vs Ben Lane/Sean Vendy (Inggris)
  • Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (5) vs God Olofua/Anuoluwapo Juwon Opeyori (Nigeria)

Ganda Putri

  • Greysia Polii/Apriyani Rahayu (3) vs Kilasu Ostermeyer/Franziska Volkmann (Jerman)

Ganda Campuran

  • Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (1) vs Dhruv Kapila/Jakkampudi Meghana (India)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung