Politika

Dede Yusuf Ibaratkan Moeldoko Ingin Rebut Rumah Orang Secara Paksa

Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf, (Antara)

batampos.id – Pengurus DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf bereaksi terkait drama yang tengah terjadi antara Agus Harimurti Yudhoyono dan Kepala Staf Presiden Moeldoko. Ia menganalogikan Moeldoko adalah orang yang mau mengambil alih rumah seseorang.

“Ia coba ambil alih rumah kita dan mencetak sertifikat palsu,” kata kepala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 itu di Cikarang, Jawa Barat, dikutip dari Antara.

Mantan aktor laga itu memastikan segenap kader dan pengurus Partai Demokrat berkomitmen menjaga etika politik santun terhadap kepengurusan yang sah yakni di bawah kepemimpinan AHY.

Advertisement

Dede mengaku tetap berpandangan positif serta optimistis pemerintah akan mengambil keputusan atas upaya kudeta partai ini dengan cara yang baik dan bijak, termasuk laporan hukum yang dilayangkan pencetus KLB Deli Serdang.

“Kita tunggu sekarang bagaimana pihak berwenang termasuk Kemenkumham menyelesaikannya. Apakah mereka bisa menerima laporan palsu itu atau tidak,” katanya.

Sejauh ini dia juga tidak mendengar ada kader dan pengurus partainya yang menghadiri pertemuan ilegal KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

“Saya meminta sebagai Ketua DPP jangan teriming-imingi piti (uang) apalagi musim pandemi orang butuh, khan dengar kemarin banyak yang menerima sesuai harapan. Ini bahkan banyak yang mau balik lagi,” katanya.

“Saya tidak mendengar ada dari kader manapun termasuk di Kabupaten Bekasi yang mengirimkan orang. Kalaupun ada, itu pasti oknum-oknum yang bukan pengurus. Di Jawa barat maupun daerah lain kita semua komitmen bahwa kita fatsun terhadap pengurusan yang sah yakni Ketua Umum AHY,” katanya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim