Bintan-Pinang

4.000 Pekerja Wisata di Bintan diusulkan dapat Divaksin


Wabup Bintan, Roby Kurniawan usai saat divaksin dosis II di RSUD Bintan, Selasa (16/3/2021) pagi. (F.Diskominfo Bintan)

batampos.id – April nanti, dua kawasan wisata di Provinsi Kepulauan Riau akan segera dibuka untuk turis asing. Rencana tersebut telah dibicarakan pemerintah Indonesia dan Singapura secara goverment to goverment. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bahkan beberapa waktu ini, telah mengutarakan bahwa dua kawasan wisata yang akan menjadi titik awal masuknya wisatawan mancanegara adalah kawasan pariwisata Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina di Batam.

BACA JUGA: MUI: Vaksinasi Tidak Membatalkan Puasa

Kedua kawasan tersebut dianggap sudah siap menyambut turis asing dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan siap untuk mensukseskan kembali dunia pariwisata.

Advertisement

Dia berharap dengan mulainya dunia pariwisata di era baru nantinya diharapkan dapat kembali mendokrak perkenomomian yang sedang lesu akibat pandemi saat ini. “Tentunya kita sangat menyambut baik hal ini, kita juga segera akan menjalankan program-program recovery ekonomi seperti membantu pelaku UMKM dan program lainnya guna menggairahkan kembali perekonomian,” ujarnya usai vaksinasi dosis II di RSUD Bintan, Selasa (16/3/2021) pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama Isnaeni mengatakan bahwa guna mendukung hal tersebut saat ini pelaku usaha wisata masuk dalam prioritas untuk mendapatkan vaksin dalam rangka pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

Pihaknya bahkan telah mendata dan mengajukan sekitar 4.000 dosis untuk para pekerja yang terlibat termasuk pelaku wisata ke Kementerian Kesehatan guna mendapatkan vaksin tersebut. “Itu usulan vaksinasi yang akan diajukan untuk mendukung program tersebut. Mudah-mudahan hal ini bisa lancar sebagaimana mestinya. vaksinasi merupakan bukti nyata pemerintah dalam mendukung kebangkitan industri pariwisata,” tutupnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO
Editor : tunggul