Total Football

Cedera Rui Patricio, Evaluasi bagi Wasit dan VAR

Penjaga gawang Wolverhampton Wanderers Rui Patricio mendapat pertolongan pertama usai berbenturan rekannya Connor Coady, Senin (15/3). (F. Jason Cairnduff/POOL/AFP)

batampos.id – Sebagai teknologi, VAR (video assistant referee) memang membantu wasit dalam memutuskan insiden yang luput dari pengamatannya. Namun, VAR juga diklaim mengabaikan aspek manusia seperti dalam kasus di Molineux kemarin (16/3).

Itu seiring cedera kepala yang dialami kiper Wolverhampton Wanderers Rui Patricio ketika menghadapi Liverpool FC. Kiper utama timnas Portugal itu mengalami benturan cukup keras dengan kapten Wolves Conor Coady pada menit ke-86.

Bermula ketika Patricio dan Coady berusaha menghentikan penetrasi wide attacker LFC Mohamed Salah. Lutut kanan Coady menyasar dahi Patricio.

Advertisementjudul gambar

Yang jadi sorotan, Patricio terlambat ditangani tim medis karena wasit Craig Pawson memilih meninjau VAR lebih dulu untuk sah atau tidaknya gol Salah. Gol itu kemudian dianulir meski LFC menang 1-0 via gol Diogo Jota (45+2’).

BACA JUGA: Liverpool Akhirnya Bisa Menang Juga

Seiring cedera Patricio, laga tertunda sekitar 15 menit dengan pemain dari dua tim cemas. Khususnya dari skuad Wolves karena trauma terhadap insiden pada November lalu.

Yaitu, ketika striker Wolves Raul Jimenez mengalami retak tengkorak pasca berbenturan dengan bek Arsenal David Luiz. Sampai saat ini Jimenez belum bisa tampil.

”Hidup jauh lebih penting (daripada kepentingan di pertandingan, red). Kuharap dia (Patricio, red) segera pulih dan bermain lagi,” ucap Jota kepada The Guardian. Berdasar keterangan dari dokter, cedera Patricio tidak parah. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung