Metropolis

Deni Ketangkap saat hendak Ambil Uang di Kotal Amal Mushola

batampos.id – Warga Kampung Tua, RT 01 RW 12, Sengkuang, Batuampar menangkap Deni Sulystio, Rabu (17/3/2021) siang. Pria 25 tahun tertangkap tangan mencuri kotak amal yang berisikan uang Rp 380 ribu di Mushola Al-Iklhas Daeng Paraga.

Aksi Deni kepergok oleh remaja mushola, Muhammad Faisal. Saat itu, Faisal mencurigai gerak-gerik pelaku yang berkeliling di sekitar mushola.

Deni Sulystio, pelaku pencurian kotak amal digiring personel Polsek Batuampar dari Mushola Al-Iklhas Daeng Paraga, Rabu (17/3/2021) siang.
Foto: Yofi Yuhendri / Batam Pos

“Dari pagi jam 10, saya sudah curiga. Dia bolak-balik pakai motor di depan (mushola),” ujar Faisal di lokasi.

Advertisementjudul gambar

Faisal mengatakan usai salat Zuhur, ia melihat pelaku hendak masuk ke dalam mushola. Namun, usai menunaikan salat, Faisal masih melihat pelaku di depan pintu masuk mushola.

“Kotak itu (amal) digantung dekat pintu masuk. Setelah saya salat, saya langsung cek (kotak), ternyata isinya kosong,” katanya.

Faisal menjelaskan hasil curian tersebut sempat dimasukkan pelaku ke dalam jok motor miliknya Honda Scoopy BP 2096 WG. Rencananya, pelaku akan mengambil uang  kotak amal lainnya.

“Kotak amalnya ada dua. Dia masih pura-pura VC (video call) di depan (mushola). Padahal, mau buka kotak satu lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pengakuan Deni, ia nekat mencuri karena membutuhkan uang. Ia mengaku baru seminggu menginjakkan kaki di Batam.

“Saya sama istri dari Pinang. Uang tidak ada, lagi nyari kerjaan. Butuh uang juga untuk bayar kos,” kata pria asal Lampung ini.

Deni menjelaskan untuk mencuri, ia menggunakan obeng dan tang. Sebelumnya, ayah satu anak ini juga pernah tertangkap tangan mencuri pada tahun 2010 lalu di Tanjung Pinang.

“Di Pinang juga saya nganggur, jadi pindah ke sini (Batam),” tutupnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batuampar, Iptu Abid Uais Al-Qarni Azis membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa Honda Scoopy, obeng, tang, dan uang kotak amal. (*)

 

Reporter: YOFI YUHENDRI